Monday, 10 December 2018

Perkelahian di Cibinong, Seorang Pelajar Tewas Disabet Clurit

Kamis, 6 Desember 2018 — 23:43 WIB
Senjata tajam (ilustrasi)

Senjata tajam (ilustrasi)

BOGOR – Perkelahian pelajar di Jalan Ciliwung, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Kamis (6/12/2018) pukul 15.57 WIB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Hasil penyelidikan polisi, korban diketahui bernama Ir (19) pelajar yang tinggal di Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Jasad korban sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati Jakarta guna diotopsi. Polisi meminta keterangan TM (16), dan MD (17) sebagai saksi.

Kapolsek Cibinong, Kompol Prasetyo Purbo mengatakan, tawuran antara pelajar SMK Rary Medik dengan SMK Al Basyariah Citayam Cipayung Depok, menelan korban jiwa.

Kejadian bermula saat korban dan enam temannya datang ke TKP mengendarai dua sepeda motor.
Setelah sampai dekat TKP, korban dan temannya duduk di rumah Denis (rekan korban yang menjadi saksi).

Namun tidak lama, datanglah sembilan pelaku dari arah timur dengan mengenderai tiga sepeda motor.

Setelah melihat korban dan temannya yang sedang nongkrong, pelaku langsung mengacungkan culrit sambil berkata “ini orangnya”.

Mendengar ucapan pelaku, spontan korban lari. Ia di kejar oleh pelaku. Tepat di samping kantor Aqiqah, korban langsung di bacok di bagian dada sebelah kiri yang tembus di jantung.

Dalam kondisi berlumuran darah, korban masih berusaha menyelamatkan diri. Namun tepat di depan kantor Aqiqah, korban terkapar tidak berdaya. Rekan korban bernama Sam, membawanya ke Puskesmas Cilodong. Namun di perjalanan korban meninggal dunia.

“Pelaku setelah berhasil membacok korban barang bukti langsung di buang ke sungai ciliwung, posisi pas di samping TKP,” kata Kompol Prasetyo.

Saat ini Kapolsek Cibinong masih berada di RS Polri. Ia telah menugaskan anggota, untuk memburu pelaku. (yopi)