Wednesday, 19 December 2018

Selain Via Vallen, Kasus Kosmetik Ilegal Menyeret Nama Nia Ramadhani

Kamis, 6 Desember 2018 — 21:58 WIB
Foto instagram

Foto instagram

SURABAYA – Selain Via Vallen, artis kenamaan yang akan dipanggil Polda Jawa Timur terkait kasus kosmetik ilegal, adalah Nia Ramadhani. Pemanggilan ini berkenaan dengan penggerebekan Polda Jatim terhadap klinik kecantikan di Desa Banaran, Kandangan, Kediri.

Dalam hal ini Polda Jatim melalui Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus menemukan barang bukti 1.600 produk kosmetik oplosan yang diedarkan secara illegal.

Kemudian, penyidik menetapkan KL, pemilik sekaligus pembuat kosmetik oplosan, sebagai tersangka terkait kasus kosmetik illegal tanpa izin edar dari Dinas Kesehatan dan BPOM.

Dari  pemeriksaan tersangka KL, kemudian polisi  menemukan data tentang adanya tujuh (7) artis yang menjadi endorse (pendukung pemasaran) produk konsmetik oplosan tersebut.

Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan mengatakan, tersangka memakai jasa artis setiap satu minggu untuk memasarkan produk kecantikan ilegal oplosan yang tidak dilengkapi dokumen izin Dinas Kesehatan dan BPOM. “Tarif endorse mulai Rp 7 juta hingga 15 juta,” kata AKBP Rofik di Mapolda Jatim, Rabu (5/12/2018).

(Baca: Via Vallen dan Nella Tersangkut Kasus Kosmetik Ilegal)

Untuk endorse tersebut, kata AKBP Rofik, sejumlah artis itu melakukan endorse, cara nya berfoto dengan produk kosmetik kecantikan palsu. “Mereka masing-masing artis per minggu dapat salary Rp 7 juta hingga Rp 15 juta, sesuai kontraknya,” katanya.

Adapun tujuh artis yang mengendorse kosmetik oplosan merek Derma Skin Care (DSC), adalah Nella Kharisma dan Via Vallen, NR (Nia Ramadhani), OR, MP, DK dan artis B (yang merupakan Disjoki (DJ). (*/win)