Wednesday, 19 December 2018

Ular Piton Sepanjang 3 Meter Bersarang di Atap Rumah Warga

Kamis, 6 Desember 2018 — 20:42 WIB
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Jawa Barat dibantu personil Polsek Ciwandan saat mengamankan ular piton temuan warga.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Jawa Barat dibantu personil Polsek Ciwandan saat mengamankan ular piton temuan warga.

JAKARTA – Seekor ular piton ditemukan di atap rumah warga Lingkungan Kalentemu Timur, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (6/12/2018).

Ular Piton jenis batik diamankan warga ke Mapolsek Ciwandan dan selanjutnya diserahkan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Jawa Barat untuk dilepas ke alam liar.

Kapolsek Ciwandan, Kompol Idrus Madaris mengatakan ular Piton itu ditemukan warga tak sengaja karena keluar dari sarang yang bertempat di atap plafon rumah. “Warga kemudian spontan menangkap Ular Piton itu dan menyerahkan kepada Polsek Ciwandan,” ujarnya kepada wartawan.

Kemudian setelah warga menyerahkan hewan melata itu, kata Idrus, pihaknya menghubungi petugas BKSDA Wilayah I Jawa Barat untuk menyerahkan Ular Piton tersebut. “Ular Piton ini nanti akan dilepaskan oleh BKSDA ke alam liar,” terangnya.

Kepala Resort Konservasi Wilayah III BKSDA Jawa Barat, Anto Laban mengatakan bahwa Ular Piton tersebut jenis Sanca kembang atau batik (Python reticulatus) dengan panjang sekitar 3 meter.

Ular tersebut juga diduga adalah hewan liar yang  masuk ke pemukiman warga karena habitatnya rusak. Kata dia, fenomena ular Piton masuk rumah warga cukup banyak. Sebab, habitatnya terganggu.

“Hewan ini dipastikan liar karena terlihat dari sisiknya yang terlihat kasar. Mungkin habitatnya terganggu seperti bukit-bukit sekarang kan banyak dikeruk kemudian jadi perumahan. Ular ini tidak berbisa, namun ular ini berbahaya belitannya,” terangnya.

Dia menyatakan akan melepas hewan liar itu ke Cagar Alam Gunung Gede, Kabupaten Serang. “Disana Insya Allah ular ini aman karena di Gunung Gede masih cukup asri,” katanya. (haryono/win)