Sunday, 16 December 2018

11 Obyek Pajak Nunggak, Kini Dipaksa Membayar

Jumat, 7 Desember 2018 — 19:09 WIB
Petugas sedang memberikan surat kepada wajib pajak untuk memaksa membayar kewajibannya. (wandi)

Petugas sedang memberikan surat kepada wajib pajak untuk memaksa membayar kewajibannya. (wandi)

JAKARTA – Sebanyak 11 obyak pajak di wilayah Jakarta Selatan yang hingga saat ini belum memenuhi kewajibannya membayar pajak dipaksa untuk segara melunasi. Hal tersebut dilakukan, guna mengoptimalisasikan penerimaan pajak di Jakarta Selatan

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Suban PRD) Kota Jakarta Selatan Yuspin Dramatin mengungkapkan, memang pihaknya melayangkan surat untuk memaksa 11 objek pajak untuk segera memenuhi kewajibannya. Menurutnya pemberian surat paksa itu meliputi lima pajak restoran, dua pajak air tanah, dan empat PBB-P2.

“11 objek pajak itu diberikan surat paksa membayaran pajak, karena hingga saat ini belum melunasinya. Jika dalam waktu yang sudah ditetapkan tidak dibayarkan, maka akan ada tindakan tegas,” kata Yuspin.

Yuspin menjelaskan, dari 11 objek pajak tersebut, realisasi penerimaan pajak yang akan didapat sebesar Rp 17 miliar dan diharapkan dapat terealisasi sampai akhir tahun. Padahal pajak ini akan digunakan untuk kepetingan pembangunan wilayah, makanya para wajib pajak ini harus secepatnya memenuhinya.

Menurutnya, awalnya dari target 37 objek pajak yang akan diberikan surat paksa, 26 di antaranya  bersedia membayar kewajiban pajaknya dengan cara dicicil maupun dilunasi. Mudah-mudahan dengan cara ini mereka akan sedar sehingga akan secepatnya melunasinya.

“Kegiatan inimerupakan salah satu upaya dari rangkaian optimalisasi penerimaan pajak khususnya di wilayah Jakarta Selatan. Diharapkan dengan upaya ini, realisasi penerimaan pajak di Jakarta Selatan mencapai target,” terangnya.

Kedepan Kasuban PRD menghimbau kepada masyarakat, apabila memiliki kewajiban mambayar pajak jangan sampai ditunda-tunda. Jika hal ini dilakukan tentu akan meringankan bagi wajib pajak dan mendukung terciptanya pembangunan wilayah. (wandi/win)