Monday, 10 December 2018

Ini Pandangan Prabowo Soal Orang Tionghoa

Jumat, 7 Desember 2018 — 22:17 WIB
Prabowo Subianto memberi sambutan di acara ramah tamah dengan masyarakat Tionghoa di Sun City (cw6)

Prabowo Subianto memberi sambutan di acara ramah tamah dengan masyarakat Tionghoa di Sun City (cw6)

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara ramah tamah dengan masyarakat Tionghoa di Sun City, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018) malam WIB. Ia pun berkesempatan untuk berpidato di acara tersebut.

Prabowo menyebut jika ia memperlakukan semua orang sama rata. Ia berjanji akan menjadi pemimpin semua suku, agama dan etnis.

“Kalau ada satu warga dari satu kelompok atau suku, satu agama yang dizalimi yang tidak terima keadilan, itu tugas pemimpin untuk membelanya,” ucap Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo melanjutkan, Indonesia harus hidup dalam persatuan. Ia menegaskan jika tidak boleh ada perbedaan perlakukan antar warga walaupun ras dan agamanya berbeda.

“Bhinneka Tunggal Ika. Kita mungkin beda agama, beda suku, beda etnis, tapi kita satu. Kita ingin hidup dalam suasana yang adil dan beradab,” katanya.

Selain itu, Prabowo juga menceritakan perjalanan hidupnya sebagai prajurit. Saat menjadi prajurit, ia kerap bertemu dan bersosialiasi bersama prajurit ataupun masyarakat yang berbeda agama atau ras. Namun, ia tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Prabowo juga menjamin keamanan setiap warga negaranya jika dipilih menjadi Presiden, tak peduli ras dan agama rakyatnya itu apa.

“Saya memandang Tionghoa sama seperti suku-suku dan kelompok etnis lainnya. Kalau saya dipilih, kalau saya menerima tugas, saya akan membela warga saya dengan sekuat tenaga saya,” tandasnya. (cw6/b)