Wednesday, 19 December 2018

Lima Ton Beras Medium Didistribusikan ke Pasar Tradisional di Serang

Jumat, 7 Desember 2018 — 0:55 WIB
Tim Satgas Pangan Polres Serang yang dipimpin Kasatreskrim AKP David Chandra Babega (kanan) saat memeriksa beras medium yang akan digunakan dalam operasi pasar.

Tim Satgas Pangan Polres Serang yang dipimpin Kasatreskrim AKP David Chandra Babega (kanan) saat memeriksa beras medium yang akan digunakan dalam operasi pasar.

SERANG – Polres Serang bersama Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) dan Bulog Sub Divre Serang yang tergabung dalam Tim Satgas Pangan kembali mendistribusikan 5 ton beras medium kepada sejumlah pedagang mitra Bulog di pasar tradisional di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Operasi pasar ini bertujuan menjaga stabilitas ketersediaan dan harga pangan jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru di Kecamatan Pontang.

“Operasi pasar ini untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Serang, khususnya Kecamatan Pontang jelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP David Chandra Babega ditemui di gudang Bulog Sub Divre Serang Ciruas, Kamis (6/12/2018).

Menurut David, distribusi ini sangat penting guna menjamin ketersediaan beras medium di masyarakat. Hal itu juga dilakukan guna meminimalisir adanya gejolak harga dipasaran karena ulah spekulan. Pasalnya, menjelang Natal dan akhir tahun permintaan kebuhan bahan pokok sering kali mengalami peningkatan.

“Seperti yang kita ketahui, menjelang perayaan hari besar, permintaan kebutuhan akan meningkat. Tapi dengan operasi pasar ini, kami yakini akan mampu mengatasi ketersediaan maupun harga kebutuhan pokok,” kata Kasat didampingi Kanit Pidsus Iptu Samsul.

Kasatreskrim menambahkan gerakan stabilisasi pangan ini akan dilakukan secara berkesinambungan dan menyeluruh kesetiap pedagang mitra Bulog disetiap pasar tradisional di Kabupaten Serang. Para pedagang diwajibkan menjual beras medium dengan harga yang telah ditentukan pemerintah dengan harga HET Rp.9.450,-/kg.

“Kepada seluruh pedagang yang dilibatkan dalam pelaksanaan gerakan stabilitas pangan ini harus menjual sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Dan kami juga tegaskan akan menindak siapapun yang berani menimbun atau mempermainkan harga,” pungkasnya.

Sementara itu, staf Bulog Sub Divre Serang, Diki Rismunandhar mengatakan gerakan stabilisasi pangan ini tidak hanya dilakukan pada beras medium tapi juga komuditas lainnya seperti telur, minyak goreng, daging sapi dan ayam, tepung terigu, gula pasir. Hanya saja, menurut Diki, Bulog akan melakukan operasi pasar setelah mendapat permintaan dari Diskopindag.

“Satgas Pangan Diskopindag akan terus mamantau ketersediaan ataupun stabilitas barang kebutuhan pokok (sembako). Jadi ketika dibutuhkan, kami akan lakukan operasi pasar sesuai yang dibutuhkan seperti telur, minyak goreng, daging sapi dan ayam, tepung terigu, gula pasir dan lainnya,” kata Diki.

Sebelumnya pada Sabtu (1/12/2018), Tim Satgas Pangan Polres Serang bersama Bulog Sub Divre Serang dan Dinas Perindagkop Kabupaten Serang,menggelar operasi pasar dengan mendistribusikan 3 ton beras medium dengan sasaran sejumlah pedagang di Pasar Ciruas. Operasi pasar beras medium dilakukan dalam upaya menjaga ketersedian serta stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Natal dan Tahun Baru di Kecamatan Ciruas. (haryono)