Sunday, 16 December 2018

Pedagang di Skybridge akan Diberikan ID Card Khusus

Jumat, 7 Desember 2018 — 12:29 WIB
Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C, Pinontoan (baju hitam)  di Skybridg, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).(cw2)

Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C, Pinontoan (baju hitam) di Skybridg, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).(cw2)

JAKARTA – Guna mengantisipasi adanya pedagang kaki lima (PKL) bandel yang ikut-ikutan berdagang di Skybridge atau Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mewajibkan para pedagang di JPM membuat ID Card.

Diketahui sebanyak 446 kios disediakan bagi para PKL Jalan Jatibaru Raya yang terpilih melalui undian. Ada pula sejumlah PKL tersebut yang nantinya ditempatkan ke lantai 7 Blok F Tanah Abang. Sedangkan sejumlah PKL lainnya masih ada yang tetap kucing-kucingan berjualan di bawah JPM Tanah Abang. Demi mengantisipasi para PKL yang tak memiliki kios di JPM berdagang di sana, Yorry mengatakan akan ada ID Card khusus bagi para PKL yang memang berdagang di JPM tersebut.
“Nanti kita buat ID Card juga. Kalau yang engga berkepentingan engga boleh naik ke sini. Kalau tidak punya nametag,” ujar Yoory di JPM Tanah Abang, Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).
 
Pembagian ID Card ini rencananya akan dilakukan pada Sabtu-Minggu (8-9 Desember).
 
Sementara itu bagi para 446 PKL yang akan berdagang di JPM memang disediakan kios. Ia menegaskan kalau kalau para pedagang ini tidak boleh berjualan hingga melewati batas kuning yang ditetapkan pengelola. Di mana, batas kuning tersebut berjarak sekitar 30 cm dari tiap-tiap pintu kios. 
 
Aturannya tadi, kalau dia keluar garis kuning akan kita tegur. Tiga kali masih bandel, kita suspend engga boleh jualan dulu,” tegasnya.
 
Setiap pedagang yang menyewa kios dan berdagang di kawasan JPM dikenai biaya retribusi Rp. 500.000 perbulan. Adapun setiap kios berukuran sekitar 2 meter x 1,5 meter. Rencananya, Senin (10/12/2018) nanti para PKL sudah dapat menempati kios mereka masing-masing.
 
Kita sudah sepakat dengan wakil walikota, hari Senin,” kata Yoory.

“Hari senin kita sudah naikkkan pedagang. Naik semua (446 PKL),” tambah Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi. (cw2/tri)