Sunday, 16 December 2018

Perhutani KPH Indramayu Tanam 528.000 Bibit Kayu Putih

Jumat, 7 Desember 2018 — 14:43 WIB
Asper Sanca Brayudanto Herdiyadi S.Hut (kedua dari kiri) bersama KPPH Bantarwaru Entis Sutisna (paling kanan) serta Tim Work usai penanaman bibit kayu putih. (taryani)

Asper Sanca Brayudanto Herdiyadi S.Hut (kedua dari kiri) bersama KPPH Bantarwaru Entis Sutisna (paling kanan) serta Tim Work usai penanaman bibit kayu putih. (taryani)

INDRAMAYU – Tanaman kayu putih yang daunnya disuling menjadi minyak kayu putih masih menjadi andalan pendapatan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH ) Indramayu.

Untuk mengembangkan produktifitas minyak kayu putih itulah, Perhutani setempat menanam 528.000 bibit kayu putih.

“Bibit kayu putih itu ditanam pada kawasan hutan seluas 120 Hektar yang terletak di Petak 20 B seluas 36 hektar dan Petak 19 A seluas 84 Hektar. Waktu penanaman bibit kayu putih berlangsung hingga akhir bulan Desember 2018,” ujar Asper Sanca Brayudanto Herdiyadi, S.Hut dijumpai Pos Kota di lokasi penanaman bibit kayu putih, Jum’at (7/12/18).

Menurut Kepala Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) atau Asper Sanca, Brayudanto Herdiyadi, S.Hut, kedua petak yang saat ini tengah ditanami bibit kayu putih itu sebelumnya merupakan lahan eks tanaman pohon karet.

“Secara administratif Petak 19 A dan Petak 20 B itu masuk ke dalam wilayah Desa Mekawaru. Karena itu dalam pemeliharaan tanaman kehutanan diikutsertakan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mekarwaru dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Mandiri yang ada di Desa Mekarwaru,” katanya.

Dikatakan, demi suksesnya penanaman bibit kayu putih di kedua petak yang terletak di kawasan Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca itu Kepala BKPH Sanca, Brayudanto Herdiyadi, S.Hut mengajak masyarakat sekitar lawasan hutan agar berpartisipasi aktif memelihara sekaligus menghijaukan hutan.

LMDH dan KTH sebagai Mitra Perhutani mempunyai kewajiban membimbing masyarakat yang mengikuti kegiatan penanaman tumpangsari di tanah kehutanan, supaya masyarakat memahami fungsi hutan dan mengetahui peraturan perundangan tentang kehutanan, sehingga mereka juga ikut bertanggung jawab menjaga kelestarian hutan Negara agar tetap bermanfaat dalam memelihara eko sistem alam. (taryani/tri)