Wednesday, 19 December 2018

Rai Mantra Raih Walikota Entrepreneur Award 2018

Jumat, 7 Desember 2018 — 9:59 WIB
Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan .(ist)

Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima penghargaan .(ist)

BALI – Upaya Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengelola pariwisata budaya di Kota Denpasar berbuah manis.

Penghargaan Innovation Network of Asia (INA) diraih Walikota Rai Mantra sebagai Walikota Entrepreneur Award 2018 kategori Pariwisata dalam ajang INA APEKSI AWARD 2018, kemarin.

Penghargaan dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK CAM) ini diberikan kepada kepala daerah paling kreatif, inovatif, dan entrepreurial.

Penghargaan diserahkan Menteri Koperasi dan UKM RI AA. Gede Ngurah Puspayoga didampingi Tri-Founder PK CAM yang juga Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya dan diterima  Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra.

Menurut Walikota Rai Mantra Pariwisata, visi misi Denpasar yakni Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan menuju Keharmonisan.

“Dalam pengelolaan pariwisata kota kreatif diharapkan dapat memberikan imbas pada tingkat kebahagiaan masyarakat lewat pemberdayaan,” katanya, Kamis (6/12/2018) malam.

Selain itu, pihaknya memberikan peningkatan produk kreatif seperti kuliner tradisional Bali yang mewajibkan hotel untuk menampilkan menu tradisional Bali. Adanya tenun khas yakni endek juga perlu diperhatikan lewat mendorong penggunaan dan kebanggaan memakai kain endek.

“Daya dukung smart city juga tak terlepas dari penguatan pariwisata kreatif.” kata Rai Mantra.

Sementara, Hermawan Kartajaya mengatakan, Walikota Denpasar layak mendapat penghargaan ini karena mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di antaranya bidang investasi dan menumbuhkan sektor entrepreneur.

“Terpilihnya Walikota Rai Mantra berdasarkan penjurian dan melalui proses audiensi Direktur Jenderal Otonomi Daerah. Hal yang diperhatikan ada tidaknya kasus hukum, lama menjabat dan pencapaian minimal status tinggi untuk penilaian kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.(tiyo/tri)