Thursday, 13 December 2018

Tokoh Papua Minta Pegiat HAM Kutuk Penembakan di Nduga

Jumat, 7 Desember 2018 — 5:56 WIB
Tokoh masyarakat Papua yang mengutuk aksi penembakan. (Ifand)

Tokoh masyarakat Papua yang mengutuk aksi penembakan. (Ifand)

JAKARTA – Tokoh masyarakat Papua, mengutuk keras aksi penembakan yang menyebabkan pulihan orang tewas. Mereka pun mendukung penuh langkah Pemerintahan Jokowi untuk mengusut tuntas dan menangkap seluruh pelaku kejahatan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).

“Kami mendukung Pemerintah, dalam hal ini TNI dan Polri untuk menangkap para pelaku kejahatan kemanusiaan KKSB yang selama ini membuat onar di wilayah Papua dan terlebih khusus di wilayah Pegunungan Tengah Papua,” kata Ketua Umum DPN Gerakan Cinta Rakyat (Gercin) NKRI, Hendrik Yance Udam, di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Menurut Yance, tragedi penembakan di Papua adalah tragedi kemanusiaan yang juga melukai banyak pihak. Karena itu, peristiwa yang sarat dengan pelangaran HAM ini harus diusut tuntas oleh aparat penegak hukum serta para penggiat HAM di NKRI. “Usut tuntas, mulai dari tangkap hingga cari siapa aktor intelektual di balik gerakan itu,” tegasnya.

Karena itu, Yance juga meminta kepada penggiat HAM lokal nasional, bahkan internasional untuk bersuara mengutuk aksi pembantaian warga NKRI. Terlebih pembantaian dilakukan di tengah upaya pemerintah yang ingin memajukan Papua melalui pembangunan infrastruktur. “Saat ini Papua sedang dibangun oleh presiden untuk jauh lebih baik. Namun peristiwa penembakan yang muncul sangat memilukan hati kami sebagai anak bangsa,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan orang pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diserang Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB). Akibat kejadian tersebut, sebanyak 24 orang pekerja terbunuh dalam peristiwa itu. (Ifand/b)