Saturday, 21 September 2019

Indonesia Terus Perjuangkan Nomor Andalan Bisa Tampil di SEA Games 2019

Kamis, 13 Desember 2018 — 10:57 WIB
Harry Warganegara bersama Ketua Umum KOI, Erick Thohir. (ist)

Harry Warganegara bersama Ketua Umum KOI, Erick Thohir. (ist)

JAKARTA – Demi meneruskan prestasi pada Asian Games 2018 lalu, Kontingen Indonesia akan mengajukan nomor-nomor pertandingan andalan pada SEA Games 2019 Filipina. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Pengembangan Olahraga Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Harry Warganegara dalam sebuah diskusi di Jakarta, belum lama ini.

Harry mencontohkan, beberapa nomor pertandingan yang dianggap sebagai andalan Indonesia pada SEA Games 2019 antara lain nomor 62 kilogram putra cabor angkat besi, ganda campuran cabor tenis, dan sejumlah nomor dari cabor seperti renang, panjat tebing, takraw, dan dayung.

“Kami masih akan melakukan lobi terkait nomor pertandingan hingga 15 Desember sebagai batas akhir. Tapi, tanggal itu bisa molor, tergantung panitia Filipina. Jika mereka merasa belum selesai, mereka akan membuka lagi lobi nomor pertandingan,” ungkapnya.

Harry menambahkan, bahwa pihaknya akan membuat rekomendasi tertulis kepada panitia penyelenggara Filipna. Namun, ia juga meminta kepada pengurus cabor di Indonesia untuk tetap aktif melobi federasi-federasi olahraga negara lain di ASEAN, agar mengajukan nomor-nomor andalan Indonesia. Pengurus cabor, menurut Harry, perlu mempertimbangkan jika ingin memberangkatkan sendiri atletnya dalam SEA Games 2019, menyusul ajang multi-cabang olahraga itu akan membawa nama kontingen Indonesia.

“Kami persilakan cabang yang ingin memberangkatkan sendiri atlet-atletnya yang tidak masuk sebagai nomor andalan Indonesia. Tapi jika melihat SEA Games sebagai ajang uji coba, pengurus lebih baik mengikutkan atlet ke kejuaraan lain seperti kejuaraan tunggal cabang olahraga. Kami juga tidak ingin memberangkatkan cabor-cabor atau nomor pertandingan yang tidak punya potensi medali emas,” lanjut pria yang juga Deputi Bidang Olahraga Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) tersebut.

Selain itu, pihaknya juga tidak akan mengajukan tambahan cabor pada SEA Games 2019, mengingat sudah banyaknya jumlah cabor yang dipertandingkan, yakni mencapai 56. ke-56 cabor tersebut terbagi dalam tiga kategori, yaitu atletik dan akuatik, Olimpiade serta cabor regional atau cabang baru seperti arnis, e-sports, floorball, jujitsu, tinju bebas, kurash, lawnball atau petanque, netball, olahraga halang rintang (obstacle course), sambo/vovinam, hoki dalam air, serta wakeboard. (junius/mb)