Tuesday, 26 March 2019

Moda Transportasi di DKI Sistem Satu Tiket

Minggu, 16 Desember 2018 — 6:59 WIB
Kartu Jak Lingko  bisa digunakan untuk naik kendaraan Transjakarta dan angkot serta KRL(toga)

Kartu Jak Lingko bisa digunakan untuk naik kendaraan Transjakarta dan angkot serta KRL(toga)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat merancang pemberlakuan sistem satu tiket (integrasi) bagi antar moda transportasi yakni MRT, LRT, Kereta Api, serta Bus Transjakarta.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono mengatakan sistem pembayaran moda transportasi di DKI Jakarta akan terintegrasi. Hal ini diharapkan mempermudah masyarakat pengguna transportasi umum. “Misalnya kartu MRT waktu mau naik KRL (Kereta Rel Listrik) bisa terbaca, jadi card readernya yang terintegrasi,” ujarnya, Sabtu (15/12).

Nantinya, sistem pembayaran antar moda yang terintegrasi akan berlaku di MRT, KRL, Light Rail Transit (LRT), Bus Rapid Transit (BRT), bus Transjakarta dan Damri.

“Tiap mesin pembaca tiket pada saat masuk dan keluar akan menerima setiap kartu pembayaran,” jelas Bambang.

Meski nantinya, tiap unit usaha moda transportasi memiliki kartu pembayarannya masing-masing, namun nantinya bisa dibaca oleh mesin pembacanya kartunya. “Sebab sudah diintegrasikan,”katanya.

Badan transportasi itu sudah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) terkait integrasi tiket tersebut. Ia mengatakan, proses integrasi tiket itu sudah memasuki tahapan teknis.
Diharapkan, integrasi sistem pembayaran tersebut sudah bisa diterapkan pada 2019 mendatang. Selain itu, BPTJ bertugas mengatur integrasi fisik antar moda transportasi. Misalnya saja, MRT dengan LRT.

Menurut dia, perlu ada pengumpan penumpang untuk MRT dari berbagai moda transportasi. Seperti LRT, bus Transjakarta, Transjakarta premium, dan Jaklingko.(john)