Sunday, 15 September 2019

Foya-foya dengan Uang Setan

Senin, 17 Desember 2018 — 6:10 WIB
foya-foya

LAGI banyak uang sekarang, lalu bingung mau apa? Aha, bagi yang sudah biasa mah gampang saja. Uang itu langsug saja dibelanjakan dengan sesuka hati, beli barang-barang, rumah, mobil atau pehiasan. Nggak sulit kan? Atau silakan, bagi yang biasa jalan-jalan sambil makan minum sepuas-puasnya. Kalau dia lelaki petualang, maka gampanglah menghabiskan uangnya. Bisa buat judi, mabok sama cewek? Wow, apalagi?

Tapi, ada lebih suka menyimpan buat masa depan? Atau dibelikan harta benda, oke juga. Mereka hanya makan sesuai kebutuhan. Buat senang-senang? Hemm, nanti dulu lah.

Ada juga sih yang lebih memilih senang-senang alias foya-foya. Gaya hidup inilah yang berkesan negatif. Foya-foya itu menghabiskan uang banyak untuk memenuhi kebutuhan nafsu saja. Seperti makan minum, dan yang dimakan dan diminum juga makanan haram, miras dan narkoba?

Mengapa mereka begitu saja seenaknya menghabiskan uang banyak sebegitu mudahnya? Ya, boleh jadi uang banyak yang mereka dapat itu dari perbuatan kejahatan. Korupsi, menipu dan merampok? Tuh, seperti mereka para bandit pembobol kartu kredit. Bayangkan saja, hanya mengutak-atik kartu bisa menghasilkan miliaran? Nah, kalau uang yang dihasilkan dengan mudah, ngapain kalau nggak dihambur-hamburkan?

Bagi petualang uang tersebut bisa buat gundiknya, disebar di meja judi, belanja miras dan narkoba. Apalagi? Kan ada yang bilang, duit setan dimakan iblis?

Masih foya-foya? Atau sudah berhenti karena uang sudah ludes! Ya,sudah menjadi hukum alam, bahwa di dunai ini nggak ada yang abadi!

Harta dan uang banyak jangan senang dulu karena semua akan ada akibatnya. Kalau uang itu dari hasil kejahatan, pasti harus dipertangungjawabkan. Semua pelaku kejahatan nggak bakalan lolos dari hukuman. Lolos di dunia, nanti di akhirat menunggu hukuman yang lebih adil. Jadi jangan tertawa dulu, Bung!-massoes