Sunday, 18 August 2019

Sebelum Ziarah ke Makam Gus Dur, Jokowi Dapat Restu Gus Sholah

Selasa, 18 Desember 2018 — 21:23 WIB
Presiden Joko Widodo saat menemui pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Presiden Joko Widodo saat menemui pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri berziarah ke makam mantan Presiden Indonesia ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018) di sela kunjungan kerjanya. Selain ke makam Gus Dur, Jokowi juga berziarah ke makam pendiri Ponpes Tebuireng, KH Hasyim Asy’ari.

Sebelum berziarah, Jokowi menemui pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Keduanya berdiskusi empat mata di ruang bersejarah, yaitu di kamar tempat KH Hasyim Asy’ari biasa bertafakur dan shalat malam di Ndalem Kesepuhan Pesantren Tebuireng.

Dari Ponpes, Jokowi kemudian beranjak ke Museum Islam Indonesia yang berlokasi tidak jauh dari Ponpes Tebuireng. Ia kemudian meresmikan museum yang dibangun sebagai penghormatan kepada para ulama yang berjasa dalam berjuang bagi kemerdekaan RI itu.

Jokowi yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut telah mendapatkan restu dari Gus Sholah. Namun Jokowi menekankan Gus Sholah tidak dalam posisi tengah berpolitik praktis.

“Sebagai pengasuh Ponpes Tebuireng, Gus Sholah tidak dalam posisi berpolitik praktis, tetapi beliau mendorong saya untuk memimpin perjuangan dan merestuinya,” ujar Jokowi

Dalam kegiatannya itu, Jokowi didampingi putri Gus Dur, Yenny Wahid, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Seskab Pramono Anung, Stafsus Presiden Johan Budi SP, Gus Sholah, dan putra Gus Sholah, Gus Irfan Wahid.

Gus Irfan Wahid mengakui ayahnya merestui relawan yang tergabung dalam Barisan Gus Sholah (Baguss) mendukung pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Namun, ia menegaskan, Gus Sholah tak berpolitik praktis. (ikbal/win)