Monday, 26 August 2019

Stadion Baru Persija Ditargetkan Selesai 2021

Jumat, 21 Desember 2018 — 21:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri tabligh akbar untuk memperingati milad 21 tahun Jakmania. (cw6)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri tabligh akbar untuk memperingati milad 21 tahun Jakmania. (cw6)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri tabligh akbar untuk memperingati milad 21 tahun Jakmania di Monas, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Anies berbicara soal janji pembuatan stadion untuk Persija Jakarta.

“Insya Allah rumah untuk klub kita semua akan terbangun,” ucap Anies seraya disambut tepuk tangan oleh Jakmania, Jumat (21/12/2018).

Anies memastikan kepada Jakmania jika janji-janji yang ia berikan saat kampanye dulu satu persatu ia tepati. Salah satunya soal pembangunan stadion.

“Janji yang saya ucapkan akan saya tunaikan,” papar Anies.

Selain itu, Anies juga berjanji akan mengundang Jakmania saat peletakan batu pertama pembangunan stadion tersebut.

“Saya akan undang kalau ground breaking (peletakan batu)” ujarnya.

(Baca: Jakmania Rayakan Milad ke-21, Anies : Persija Juara Kehendak Allah SWT)

Sementara itu, usai memberi sambutan, kepada awak media, Anies menjelaskan jika saat ini Jakpro tengah melakukan finalisasi rancangan stadion untuk Persija Jakarta.

“Jadi sekarang Jakpro sedang melakukan finalisasi rancangannya. Nanti kalau sudah rancangannya final nanti kami akan umumkan sekaligus penentuan waktu ground breaking-nya,” katanya.

Anies belum dapat memastikan kapan peletakan batu pertama itu dilakukan. Namun, estimasi akan dilakukan pada awal tahun 2019.

“Belum-belum nanti abis final nanti. (Estimasi) awal tahun 2019,” tandasnya.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta akhirnya setuju Stadion Taman BMW di Jakarta Utara dibangun Jakpro. Namun, anggarannya dipangkas, dari Rp1,6 triliun hanya disetujui Rp400 miliar.

Keputusan itu diambil melalui pembahasan di Badan Anggaran. DRPD yang memberi kesempatan kepada PT Jakpro untuk membangun Stadion Taman BMW.

Awalnya Jakpro mengajukan suntikan dana sebesar Rp1,6 triliun. Namun, usulan itu dipangkas Jakpro menjadi Rp400 miliar, mengingat rancangan APBD DKI 2019 defisit Rp16 triliun.

Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto menjelaskan uang Rp400 miliar itu akan digunakan untuk melakukan kajian studi kelayakan. Ia menargetkan pembangunan stadion yang akan menjadi kandang Persija Jakarta rampung dalam tiga tahun, yakni 2019-2021. (cw6/ys)