Friday, 18 January 2019

Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola, Polisi Tangkap 3 Tersangka

Kamis, 27 Desember 2018 — 18:20 WIB
Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, memberi keterangan di Polda Metro Jaya. (cw2)

Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, memberi keterangan di Polda Metro Jaya. (cw2)

JAKARTA – Sebanyak tiga tersangka telah ditangkap oleh Satuan tugas (Satgas) Anti Mafia Bola terkait kasus pengaturan skor sepak bola di Liga 3.

“Ya sementara tiga (tersangka),” ujar Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

Sebelumnya diketahui, tersangka Anik dan Priyanto ditangkap pada Senin (24/12/2018). Sedangkan tersangka Johar Lin Eng ditangkap hari ini, Kamis (27/12/2018), di bandara Halim Perdana Kusuma.

“Tersangka J ini tadi pagi sekitar jam 09.55 terbang dari Solo menuju ke Jakarta. Sekitar jam 11-an ya itu sampai di Halim. Kita lakukan penangkapan daripada pelaku J ini. Saat ini pelaku J sedang dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Kasus ini berawal dari laporan LI yang menduga adanya kegiatan ‘aneh’ dalam kegiatan persepakbolaan Liga 3 yang berada di Jawa Tengah. Selanjutnya, Polda Metro Jaya dan tim Satgas Anti Mafia Bola pun mulai melakukan penyidikan.

Sebanyak 11 saksi telah dilakukan pemeriksaan pada 24 Desember lalu dan dilanjutkan dengan gelar perkara. Selanjutnya, penangkapan terhadap tersangka Priyanto dan Anik pun dilakukan di dua tempat berbeda.

(Baca: Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola, Johar diamankan di Halim)

“Jadi kita melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial P di Semarang. Kemudian penyidik juga ada melakukan penangkapan di daerah Pati yaitu inisial A di sana. Kemudian untuk tersangka P ini kita titipkan di Polda Jawa Tengah untuk saat ini. Tersangka A ini sudah diterbangkan ke Jakarta. Kemudian, untuk nanti juga tersangka P akan dibawa ke Jakarta,” jelas Argo.

Ia mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap Johar. “Jadi kita sedang mendalami dari tersangka J ini, perannya apa, kemudian motifnya apa, kemudian hubungannya dengan pelaku lain seperti apa,” katanya. (cw2/yp)