Sunday, 15 September 2019

Kakek Masuk Liang Kubur Pasca Bertempur di Hotel

Jumat, 28 Desember 2018 — 7:22 WIB
mati

SEBAGAI kakek kesepian, Mbah Kardiman, 65, dari Semarang ini butuh penyaluran. Dia mengajak WIL-nya masuk hotel. Tapi baru saja selesai “bertempur” antara hidup dan mati bersama Ny. Yayuk, 40, mbah Kardiman mati beneran. Diduga pakai obat kuat agar tampil prima, tapi malah dibungkus mori primisima.

Dalam urusan libido, kaum lelaki nggak ada matinya. Meski usia sudah mulai udzur, masih juga doyan bertempur. Sayangnya pasangan di rumah sudah tak mampu mengimbangi, sehingga kemudian mencari tokoh alternatip. Tapi karena barang “colongan” jadi tak tenang menikmatinya, apa lagi pakai obat kuat segala, akhirnya malah jadi mayat!

Mbah Kardiman warga Semarang Barat, sebetulnya sudah tergolong tua. Tapi dalam urusan peranjangan, dia nggak ada matinya. Sayangnya istri di rumah sudah tidak mampu mengimbangi. Habisnya, Mbah Kardiman masih rosa-rosa macam Mbah Marijan, mbah putri sudah tak mau bersolek diri. “Sudah tua mau ngapain to Pak, banyak cari pahala, bukan ngurusi paha….,” begitu kata istrinya.

Sebagai kakek yang masih merasa enerjik, Mbah Kardiman tak menyerah pada keadaan. Dia mencari tokoh alternatif di luar rumah, kemudian ketemu dengan Ny. Yayuk janda STNK yang siap menjawab tantangan Mbah Kardiman. Sayangnya, dalam setiap “event” yang digelar, si kakek ini tampil mengecewakan. Seperti iklan TV saja, durasinya sering terlalu pendek.

Mbah Kardiman merasa malu. Dia ingin menunjukkan, biar sudah tua masih perkasa, mrantasi gawe (menyelesaikan masalah), hanya karena dirinya bukan politisi, nggak ada yang nawari Nyapres. Nggak apalah, yang penting bersama Ny. Yayuk semuanya beres.

Beberapa hari lalu dia kembali mengajak kencan sang WIL. Seperti biasanya, setelah masuk hotel di Jl. Jendral Sudirman, keduanya pun bertempur antara hidup dan mati. Kali ini mampu bertahan sampai 10 menit. Tapi sial rupanya, baru saja selesai pertandingan, tahu-tahu napas Mbah Kardiman tersengal-sengal. Ny. Yayuk mencoba menolong sebisanya, tapi malah KO untuk selamanya.

Bergagas Ny. Yayuk minta tolong Satpam hotel, tapi Mbah Kardiman memang sudah “nggak ada” alias sudah wasalam. Diduga dia menggunakan obat kuat. Tak  jelas bagaimana Ny. Yayuk harus menjelaskan pada polisi dan keluarga Mbah Kardiman di rumah.

Salah salah dituduh pelakor lho…..! (Gunarso TS)