Wednesday, 20 March 2019

Prioritaskan Kesehatan Warga Terdampak Bencana

Jumat, 28 Desember 2018 — 4:37 WIB

BENCANA tsunami yang melanda pesisir Selat Sunda dan telah memporak porandakan ratusan rumah di kawasan Banten dan Lampung, membuat ribuan warga yang selamat kini harus hidup seadanya di tempat pengungsian. Mereka kehilangan anggota keluarga, kehilangan tempat tinggal dan kehilangan mata pencarian.

Ribuan pengungsi itu kini membutuhkan uluran tangan, membutuhkan bantuan sandang dan pangan. Terutama warga yang berada di wilayah terisolir, seperti di Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi, Lampung. Seperti diketahui, tsunami di dua provinsi Lampung dan Banten telah merenggut 430 jiwa, 153 orang hilang dan 1.495 luka-luka. Tsunami juga menerjang 600 lebih bangunan, sebagian besar rata dengan tanah.

Pasca bencana, langkah cepat rehabilitasi yang dilakukan bukan hanya rehabilitasi infrastruktur. Penanganan mendesak yang mesti diprioritaskan adalah kondisi fisik dan mental warga yang selamat dari bencana. Dalam situasi bencana, kesehatan warga terutama di pengungsian, sangat rentan terjangkit penyakit dan berpotensi munculnya wabah penyakit tertentu.

Bencana alam selalu berimplikasi pada gangguan kesehatan, karena selain kondisi fisik dan mental warga menurun, juga rentan terjadi wabah berbagai penyakit. Kondisi traumantik yang dialami warga, juga berpengaruh buruk pada kesehatan bila pemerintah tidak cepat turun tangan.

Ancaman berbagai penyakit mengintai warga terdampak bencana akibat menjalani kehidupan yang tidak normal, kondisi lingkungan yang kotor pasca bencana serta organisme penyebab epidemi. Terlebih saat ini musim hujan, dimana potensi wabah penyakit lebih besar.

Penyakit yang harus diwaspadai antara lain demam berdarah, ispa, diare,  infeksi dan berbagai penyakit yang berpotensi menular. Hal ini harus diantisipasi secara cepat. Karena bil;a lamban diantisipasi, akan menimbulkan bencana baru.

Karena itu langkah jangka pendek yang diprioritaskan, yaitu mobilisasi bantuan penanganan kesehatan. Pelayanan pemulihan kesehatan baik asupan  gizi, sanitasi, kelayakan tempat tinggal sementara, ketersediaan air bersih, obat-obatan, pelayanan konseling pemulihan trauma, penting dilakukan segera guna mengantisipasi penyakit pasca bencana. **