Saturday, 20 July 2019

Soal Pelecehan oleh Oknum Dewas, BPJS Ketenagakerjaan Anggap Masalah Pribadi

Jumat, 28 Desember 2018 — 17:00 WIB
Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Bidang Humas dan Antar Lembaga, Ervansyah Utoh Banja. (ist)

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Bidang Humas dan Antar Lembaga, Ervansyah Utoh Banja. (ist)

JAKARTA – Permasalahan yang terjadi pada anggota Dewan Pebgawas BPJS Ketenagakerjaan dengan wanita asistennya adalah masalah pribadi, dan telah dilaporkan secara resmi ke Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Keterangan ini disampaikan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Bidang Humas dan Antar Lembaga, Ervansyah Utoh Banja, di kantornya, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, laporan ke DJSN tersebut juga sudah diketahui atau surat pelaporannya telah ditembusi Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan juga kepada wanita asisten itu.

Atas dasar tembusan surat aduan tersebut, lanjutnya, Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi secara formal dengan DJSN.

“DJSN sesuai dengan kewenangannya, tentunya akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang diatur dalam PP 88 tahun 2013 tentang ‘Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial’,” jelas Utoh.

(Baca: Oknum Dewas BPJS Ketenagakerjaan Diduga Lecehkan Asistennya)

Ia menegaskan, proses penanganan yang dilakukan DJSN tidak mempengaruhi operasional dan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan.

Insan BPJS Ketenagakerjaan, lanjutnya, berkomitmen menjunjung tinggi, menjaga dan mengamalkan nilai-nilai budaya institusi yang menjadi landasan dalam melakukan setiap aktivitas baik di dalam maupun diluar institusi.

“Kami meminta semua pihak menghormati proses yang sedang berjalan, dan tetap mengedepankan azaz praduga tidak bersalah,” tandas Utoh. (tri/yp)