Sunday, 18 August 2019

Begawan Wisrawa Modern Menantu Sendiri Dikencani

Sabtu, 29 Desember 2018 — 7:35 WIB
selingkuh dengan mantu

MBAH Dirjo, 60, dari Surabaya ini benar-benar menjadi Begawan Wisrawa modern. Bersaing berebut wanita kok sama anak sendiri. Dan Mbah Dirjo yang  menang, sehingga Harjono, 33, mengalah menceraikan istrinya, Nurma, 28. Soalnya dia jadi trauma melihat istrinya dikangkangi ayah sendiri. Amit-amit………..

Dalam kisah perwayangan, Begawan Wisrawa ditugaskan anak lelakinya, Prabu Danaraja dari Lokapala, untuk melamar Dewi Sukesi putri Sumali dari Alengka. Tapi dalam perkembangannya, justru Begawan Wisrawa kesengsem pada calon menantunya tersebut. Melalui ilmu Sastrajendra Hayuningrat yang disulap jadi Hayunikmat, Dewi Sukesi pasrah saja digauli kakek-kakek yang masih rosa-rosa macam Mbah Marijan tersebut.

Mbah Dirjo dari Surabaya ini setali tiga uang dengan Begawan Wisrawa. Meski usia sudah kepala enam, melihat perempuan cantik masih punya semangat empat-lima. Maklum dia dalam kondisi duda, macam Begawan Wisrawa. Celakanya, yang menambah Mbah Dirjo makin bergairah itu justru anak menantu sendiri, Nurma.

Nurma memang masih ikut mertua, dan kebetulan 2 tahun menikah belum punya momongan. Dengan demikian bodinya masih kenceng macam gitar habis distem. Bila melihat anak menantunya keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk, Mbah Dirjo jadi pusing sendiri.

Mbah Dirjo lupa bahwa itu aset dan milik anak lelakinya, Harjono. Malah dia ingin mengakuisi dengan divestasi saham sampai 51 persen. Karena memang tinggal serumah, peluang seperti itu selalu ada dan terbuka. Maka di kala Nurma mandi sore hari dan suaminya  masih sibuk di kantor, benar-benar Nurma berhasil disergapnya, hippp….

Jika Begawan Wisrawa pakai ilmu Sastrajendra Hayuningrat, Mbah Dirjo cukup pakai ilmu Hayunikmat. Dan ternyata, Nurma yang tadinya mau berontak, begitu terkena sumbernya yang mematikan, langsung saja bertekuk lutut dan berbuka paha. Komplit sudah petualangan Mbah Dirjo sebagai Begawan Wisrawa modern.

Sejak itu asal ada peluang, Mbah Dirjo pasti mengeksploitasi sang menantu. Tapi sekarang Nurma juga bisa menikmati, karena Mbah Dirjo memang rosa-rosa macam Mbah Marijan dulu. Biar tua, Mbah Dirjo memang masih gagah dan enerjik, jika jadi Cawapres woo…… pasti mampu mendulang suara.

Belum lama ini Mbah Dirjo juga menunggu anak lelakinya segera berangkat ke kantor. Maka begitu Harjono tinggalkan rumah, Mbah Dirjo – Nurma siap-siap ke medan laga. Tapi sungguh di luar perhitungan, tiba-tiba Haryono balik bakul ke rumah gara-gara lupa masih pakai sandal saja.

Tiba di rumah nampak sepi, istri tak ada di kamarnya atau di dapur. Tapi di kamar bapaknya justru terdengar erangan istrinya. Begitu diintip, jagad dewa bathara…….. istri yang sangat dicintai itu ternyata tengah melayani nafsu bapak mertuanya. Pintu didobrak dan dia memarahi bapaknya habis-habisan.

Tapi apa jawab Mbah Dirjo? “Alah, dulu kamu masih balita dikeloni istriku, aku juga nggak marah. Kenapa aku gantian ngeloni istrimu,  kok kamu sewot?” Wah, wah, punya bapak gagal paham memang repot. Maka esok harinya Harjono langsung membawa kasus ini ke Pengadilan Agama Surabaya untuk bercerai. Dia pasrah, nantinya Norma mau dikawini bapaknya atau tidak, terserah!

Kasihan, Harjono resah, bersama mertua Nurma malah mendesah. (*/Gunarso TS)