Monday, 18 March 2019

Bini Tengah Malam Main HP, Suami pun Mendadak Kalap

Kamis, 3 Januari 2019 — 6:20 WIB
31-DIA-DES-18

LELAKI pengangguran ternyata gampang emosi. Ngasrun, 55, warga Sampit (Kalteng) ini contohnya. Istri tak mau disentuh, tengah malam masih main HP, jadi emosi. Bu Guru Ida, 45, itupun dicekik sampai tewas. Habis mengeksekusi bininnya lapor keluarga istri dan minta diantar ke kantor polisi.

Orang bijak mengatakan, penganggur itu menjadi bantalnya setan. Dan ini ternyata memang benar adanya. Banyak orang yang muncul ide-ide negatif ketika dalam kondisi menganggur. Ketika ide negatif itu diaplikasikan, banyak pihak yang dirugikan, sehingga dilaporkan ke polisi dan jadilah kemudian sebagai narapidana.

Ngasrun warga Kotawaringin Timur, adalah lelaki penganggur sejak terkena PHK beberapa tahun lalu. Untung saja istrinya, Ida, menjadi guru SMP di kotanya, sehingga nafkah sehari-hari masih ada penopangnya. Tapi dengan gaji yang hanya satu jurusan dan anak-anak sudah butuhkan biaya sekolah, tentu saja bikin defisit anggaran setiap bulan.

Tapi Ngasrun diminta cari kerja tidak mau, dengan alasan sudah tua, mana ada yang mau nampung. Satu-satunya lowongan yang bisa menerima orangtua hanyalah Cawapres. Tapi Ngasrun apa kapasitasnya? Mana mungkin dia bisa diterima. Kalau soal test baca Qur’an okelah, tapi kemampuan dan elektabilitas lainnya? “Karenanya biarlah saya jadi pengangguran saja,” kata Ngasrun pasrah.

Tentu saja Bu Guru jadi kesal, punya suami kerjanya hanya makan tidur. Karena Ngasrun tak mau mengubah perilaku, dia bermaksud menceraikan suaminya. Sejak itu dia mulai menjaga jarak dengan suami, sampai-sampai diajak menjalankan sunah rosul pun ogah, meski masih suami istri.

Beberapa malam lalu Ngasrun terasa dingin, sehingga di kamarnya dia main colek pada istrinya. Tapi oleh Ida selalu ditepiskannya, sementara tangannya terus bermain WA dengan HP-nya. Sekali lagi Ngasrun mencolek, tapi malah digigit. Atoooo…… teriak Ngasrun kesakitan.

Minta jatah malah digigit, dia jadi emosi. Maka Bu Guru langsung ditindihnya dan dicekik sampai tak bergerak. Sadar bahwa istri telah meninggal, dia segera mendatangi keluarga mertua, minta diantar ke polisi untuk menyerahkan diri.

Oalah Srun, Ngasrun, gara-gara emosi bakal jadi napi. (*/Gunarso TS)