Tuesday, 25 June 2019

Lakukan Salam Dua Jari

Gubernur DKI Penuhi Panggilan Bawaslu Bogor

Senin, 7 Januari 2019 — 15:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sambangi Kantor Bawaslu. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sambangi Kantor Bawaslu. (yendhi)

JAKARTA –  Mengenakan seragam dinas lengkap, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

“Dipanggil Bawaslu Bogor, cuma diatur sama mereka lokasinya di Jakarta supaya memudahkan,” kata Anies.

Kendati demikian, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut enggan menjabarkan secara rinci ihwal kehadirannya. “Nanti deh kalau udah selesai (penjelasan),” tandas Anies.

Sembari tersenyum Anies langsung melangkah masuk ke gedung Bawaslu untuk melakukan klarifikasi sesuai permintaan Bawaslu Bogor tanpa memberikan bicara banyak kepada awak media.

Diduga, kedatangan Anies sendiri untuk mengklarifikasi kehadiran dirinya dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra dalam rangka penguatan Tim Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor, Senin (17/12/2018).

Dalam acara tersebut, Anies turut memberi sambutan di depan ribuan kader Gerindra. Namun, usai memberi sambutan, orang nomor satu di Jakarta ini mengacungkan salam dua jari yang merupakan tanda kampanye Prabowo-Sandi.

Meski kehadirannya tidak menyalahi aturan karena telah meminta ijin kepada Kemendragri, namun sikap Anies yang mengacungkan salam dua jari dinilai menyalahi aturan yang hadir sebagai kepala daerah.

Akibatnya orang nomor satu di Ibu Kota itu dilaporkan Presidium Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) ke Bawaslu RI. Mereka menilai, Anies sebagai pejabat publik melanggar Pasal 281 Undang-undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. (yendhi/mb)