Saturday, 17 August 2019

Bawaslu Menangkan Gugatan OSO, KPU Gelar Rapat Pleno

Rabu, 9 Januari 2019 — 18:06 WIB
Sidang gugatan Oesman Sapta terhadap KPU RI di Bawaslu. (ikbal)

Sidang gugatan Oesman Sapta terhadap KPU RI di Bawaslu. (ikbal)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar rapat pleno guna menanggapi hasil sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait gugatan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), yang kini juga Ketua DPD RI, dan merangkap Wakil Ketua MPR.

Komisioner KPU bidang Hukum, Hasyim Ashari mengatakan akan melaporkan putusa. Bawssku ke Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU lainnya. “Kami akan menggelar pleno dahulu untuk menanggapi putusan ini,” ujarnya di kantor Bawaslu, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Menurut Hasyim, rapat pleno akan digelar segera setelah salinan putusan dari Bawaslu diterima KPU RI.  “Karena itu nanti setelah  kami mendapat salinan putusanya akan kami putuskan dalam pleno. Karena tindak lanjut keputusan Bawaslu ada batasan (3 hari),” tandasnya.

Sebelumnya  Bawaslu menyatakan KPU RI terbukti sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administrasi Pemilu. Bawaslu memerintahkan  KPU RI juga mencabut putusannya yang mencoret OSO  dari daftar DCT dan mewajibkan KPU RI untuk membuat keputusan baru yang didalamnya kembali mencantumkan nama OSO ke dalam DCT.

Selain itu Bawaslu memutuskan OSO wajib mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Hanura jika terpilih menjadi anggota DPD RI. OSO wajib mundur paling lambat sehari sebelum penetapan anggota terpilih.

Jika Oesman Sapta tidak mau meninggalkan jabatannya meski sudah terpilih dalam Pemilu 2019, Bawaslu memerintahkan KPU RI untuk tidak menetapkan Oesman sebagai anggota DPD terpilih. (ikbal/win).