Sunday, 16 June 2019

Ketika Artis Nyambi Jual Diri

Rabu, 9 Januari 2019 — 6:58 WIB
baca koran

BISIK-bisik tetangga. Memang dia artis? O, iya ya. Tapi, kayaknya dia nggak pernah manggung,  main film atau sinteron. Ya, kalau pun ada hanya sekali dua kali tampil di layar TV, setelah itu nggak pernah terlihat batang hidungnya?

Banyak banget pertanyaannya, maksudnya apa sih? Ya, kepingin tahu saja sih. Memangnya tuh artis bayarannya berapa sih, kok kaya raya. Mobil bagus,rumah bagus, belanja terus. Barang-barang mahal, bermerek menempel di tubuhnya?

Emangnya bayarannya berapa sih? Oke deh, kalau pun mahal misalnya, tapi kayaknya dia jarang manggung? Jadi siapa yang bayar, yang kasih duit sebegitu banyaknya sama tuh artis ya?

Lagi bisik-bisik tetangga. Eh katanya, dia itu simpenan orang kaya, pejabat, pengusaha? Ah, katanya sih pada nyambi? Maksudnya? Ah, masa nggak tahu sih, itu tuh….!

Jangan suka berburuk sangka. Ya, nggak boleh nuduh orang sembarangan. Lihat dulu, selidiki dulu, apa benar begitu? O, ternyata benar adanya.

Nah, yang ini bukan lagi bisik-bisik tetangga. Ketika petugas di Surabaya membongkar  prostitusi online. Wauw, benar kan yang terlibat artis dan model? Lantas, masyarakat pun manggut-manggut. Pantesan. Betulkan, mereka itu ‘nyambi jualan’?

Lalu masyarakat pun terperangah, bahwa tarif mereka Rp30 juta sampai Rp80 juta, sekali kencan. Hmm, boleh dihitunglah. Jika dalam sebulan bisa empat,lima kali kencan? Itung sendiri berapa ratus juta ?

Hemm, sudah terjawab kan?

Dan boleh hitung deh, berapa banyak para  hidung belang tajir ini merogoh koceknya untuk urusan yang satu ini. Dan berapa yang diterima oleh para oknum artis dan model ini, yang konon jumlahnya  mencapai ratusan pada nyambi jual diri lewat online?  – (massoes)