Monday, 21 January 2019

Diwarnai Gelombang Penolakan, Maduro Tetap Dilantik Sebagai Presiden Venezuela

Kamis, 10 Januari 2019 — 14:08 WIB
Presiden Venezuela, Nicholas Maduro. (ist)

Presiden Venezuela, Nicholas Maduro. (ist)

VENEZUELA – Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, mengancam akan mundur dari jabatannya jika Nicholas Maduro tidak juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden. Namun, hingga hari pelantikannya, Kamis (10/1/2019), Maduro tetap pada jabatannya.

“Tak seorang pun di pemerintahan AS yang kaget jika Padrino mengundurkan diri,” kata sumber seperti dilansir Reuters, Kamis (10/1/2019).

Gelombang penolakan atas Maduro yang menjabat presiden untuk kedua kalinya masih terus berlangsung. Minggu lalu, sekelompok negara Amerika Latin yang tergabung dalam Group of Lima, termasuk Argentina, Brasil, dan Kolombia di dalamnya, menyatakan periode kedua Maduro tidak sah. Mereka menilai Pemilihan Umum 2018 yang dimenangi Maduro tidak adil.

Menanggapi protes tersebut, Maduro mengatakan akan mengambil tindakan diplomatik terhadap negara-negara Amerika Latin yang tak mengakui pemerintahannya.

“Venezuela telah memperingatkan pemerintah anggota Group of Lima, jika mereka tak memperbaiki sikap mereka, kami akan mengambil langkah tegas diplomasi,” kata Maduro sehari sebelum pelantikan. (mb)