Monday, 21 January 2019

Tau Nggak, Helm Juga Punya Batas Kedaluwarsa Loh

Kamis, 10 Januari 2019 — 16:41 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Pengendara dan penumpang sepeda motor diwajibkan mengenakan helm. Semua pasti tahu penutup kepala ini dipakai untuk keamanan, juga melindungi kepala dari panas dan hujan.

Tapi ternyata, helm juga punya batas kedaluwarsa. Dan itu bisa kita tahu dengan mudah.

“Helm kedaluwarsa itu biasanya besi pengaitnya berkarat, busa dalam helm mudah terlepas, dan tali pengaitnya putus dengan sendirinya,” ungkap Fajar, tukang helm di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Pedagang 25 tahun ini mengatakan layaknya barang atau makanan lain yang melewati batas maksimal pemakaian, helm kedaluarsa juga tak memeri fungsi maksimal bagi penggunanya. Karenanya, harus segera diganti.

“Kalau helm kena panas dan hujan terus-menerus, itu bisa rusak dan busa bisa berlumut,” sambungnya. “Yang begini pasti nggak baik bagi kesehatan.”

Selain itu, helm yang pernah terjatuh saat berkendara juga lebih baik tak lagi digunakan. “Helm yang jatuh waktu kita berkendara kualitasnya turun drastis, tinggal 20 persen. Jadi nggak bisa untuk melindungi kepala, jangan dipakai lagi.” katanya.

Raditia, pedagang helm lain, mengatakan helm memiliki tahun produksi, bukan tahun kedaluwarsa. Ini bisa terlihat di sisi dalam helm, khususnya helm impor.

“Biasanya helm akan jauh menurun kualitasnya kalau sudah dipakai 4 sampai 5 tahun. Tapi kalau helm nggak jatuh sewaktu berkendara bisa dipakai sampai 6 tahun,” tambahnya.

Nah, sudah seberapa lama umur helmmu? jangan-jangan sudah waktu ganti nih. (mo3/yp)