Saturday, 20 July 2019

FKUB Jakarta Barat Tolak Tempat Ibadah Tempat Kampanye Pemilu 2019

Jumat, 11 Januari 2019 — 23:59 WIB
Spanduk tolak kampanye di tempat ibadah dan isu hoaks serta radikalisme pada Pemilu 2019

Spanduk tolak kampanye di tempat ibadah dan isu hoaks serta radikalisme pada Pemilu 2019

JAKARTA– Menjaga kerukunan umat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Jakarta Barat menolak tempat ibadah digunakan untuk kepentingan kampanye juga menolak isu hoaks, SARA dan radikalisme.

Komitmen bersama ini diwujudkan dengan pemasangan spanduk di sejumlah tempat ibadah di Jakarta Barat. Diantaranya ada 860 Mesjid, 237 gereja, 1 Pura, 85 Vihara, total ada 1183 tempat ibadah yang akan dipasang spanduk. Diharapkan dengan kegiatan itu terciptanya Pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk.

Kegiatan FKUB tersebut didukung penuh unsur 3 Pilar, Polres Jakarta Barat, Pemkot Jakarta Barat, Kodim 0503/JB dan juga tokoh lintas agama. Pemasangan spanduk penolakan tersebut berlangsung di Masjid Raya Al Amanah, Jl. Indra Loka I, Grogol Petamburan Jakarta Barat,

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Hariyadi mendukung penuh langkah dan komitmen FKUB dan tokoh lintas agama Jakarta Barat untuk bersama-sama menjaga marwah demokrasi. Karena dengan adanya Pemilu 2019 justru masyarakat harus saling menghormati perbedaan dan menyambut pesta demokrasi dengan suka cita.

“Karena tempat ibadah hanya untuk beribadah dan hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, dan dilarang keras dijadikan tempat provokatif atau penyebar isu SARA, dan isu hoax, yang kini rentan terjadi jelang Pemilu,” kata Kombes Hengki.

Dikatakan, kegiatan tersebut diharapkan akan mengurangi terjadinya konflik antar agama, atau konflik sesama agama, guna menciptakan cooling system dalam rangka menghadapi Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk.

Komitmen bersama ini dibuat untuk terus menjaga, mempertahankan, dan memperkokoh Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

“Walaupun berbeda pilihan dan keyakinan, namun diharapkan oleh semua elemen masyarakat di Jakarta Barat kerukunan dan tali persaudaraan antar sesama tetap bisa dijaga bersama,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga hadir Puteri Indonesia Lingkungan Hidup Fania Fitria Herlambang dan Puteri Indonesia Pariwisata Wilda Oktaviana Situngkir.

Pesta Demokrasi akan digelar pada 17 April 2019 mendatang, untuk memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan secara serentak. Pemilihan Presiden dan pemilihan para anggota dewan legislatif DPR RI, DPD RI dan DPRD.

Diharapkan jutaan masyarakat Indonesia, Pemilu 2019 dapat berlangsung aman, damai dan sejuk. Begitu juga yang diharapkan warga Jakarta Barat, yang menginginkan terciptanya kedamaian dalam proses pesta demokrasi berlangsung. (ilham/b)