Wednesday, 19 June 2019

Atasi Kekurangan Air, Pemkab Indramayu Bakal Bangun Bendungan Sadawarna

Sabtu, 12 Januari 2019 — 19:06 WIB
Plt Bupati Indramayu Supendi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Gantar di Desa Gantar. (taryani)

Plt Bupati Indramayu Supendi saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Gantar di Desa Gantar. (taryani)

INDRAMAYU – Pemerintah tahun ini sesuai rencana akan menganggarkan dana untuk membangun Bendung Sada Warna guna mengatasi kesulitan air irigasi pertanian bagi ribuan petani di Kecamatan Kroya dan Gantar, Indramayu, Jawa Barat.

Kepastian pembangunan Bendung Sada Warna dikemukakan Plt. Bupati Indramayu, Supendi, ketika bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (12/1/19).

Menurut Supendi, tahun ini Pemkab Indramayu lebih fokus membangun pertanian guna membantu para petani dalam meningkatkan produksi padi. Untuk itu pada tahun ini pemerintah akan membangun Waduk Sada Warna yang airnya nanti dimanfaatkan untuk irigasi pertanian di Kecamatan Kroya dan Gantar.

Sebagaimana dimaklumi kondisi lahan pertanian di kedua kecamatan itu statusnya masih sawah non irigasi teknus alias sawah tadah hujan yang mengandalkan air dari hujan. Setelah Bendung Sada Warna rampung dibangun kebutuhan air irigasi yang para petani akan terpenuhi.

Supendi menambahkan, selain lebih fokus ke pertanian, Pemkab Indramayu pun membuka investasi industri untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Karena itu Pemkab Indramayu akan menyediakan lahan yang luasnya mencapai sekitar 20 persen dari seluruh luas lahan pertanian yang ada di Kabupaten Indramayu untuk industri.

Jika luas lahan pertanian mencapai 100 ribu hektar maka penyiapan lahan industri mencapai 20 ribu hektar. “Saat ini Pemkab dan DPRD Indramayu sedang memproses Perda guna mendukung penyediaan lahan industri,” katanya. (taryani/ys)