Wednesday, 16 January 2019

Jokowi Marah Profesi Pengemudi Transportasi Online Dihina

Sabtu, 12 Januari 2019 — 13:51 WIB
Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai silaturahmi nasional dengan Keluarga besar pengemudi online. (yendhi)

Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai silaturahmi nasional dengan Keluarga besar pengemudi online. (yendhi)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku marah dan jengkel, ketika ada orang yang meremehkan profesi pengemudi ojek online. Pasalnya, pekerjaan tersebut dinilai Jokowi sebagai profesi yang mulia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat melakukan Silaturahmi Nasional (Silatnas) dengan ribuan Keluarga Besar Pengemudi Online di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut menyampaikan rasa bangga, sudah bisa bertatap muka langsung dengan para pengemudi online baik dari mitra Blue Bird, mitra Go-jek, dan Mitra Grab.

“Saya bangga karena di mata saya, bapak-ibu, saudara sekalian adalah orang-orang yang berani menembus batas, berani keluar dari zona aman, berani keluar dari tradisi dan menjadi pelopor model pekerjaan baru, model pekerjaan masa depan yaitu transportasi online,” kata Jokowi ketika sambutan.

Sebagai profesi yang dia anggap mulia, Jokowi tegaskan bahwa dirinya akan marah dan jengkel ketika mendengar ada yang meremehkan pekerjaan berbasih aplikasi tersebut.

“Jadi saya kadang-kadang marah dan jengkel kalau ada yang meremehkan profesi pengemudi online ini. Ini adalah pekerjaan yang mulia. Memberikan income yang kita pakai untuk mensejahrerakan keluarga kita, anak-anak kita, isteri kita. Ini pekerjaan yang sangat mulia” ucap Jokowi disambut tepuk tangan pengemudi online.

Sebelum sambutan Presiden mengaku sempat mengobrol dengan Mulyono yang merupakan pengemudi pertama Go-jek dengan nomor registrasi 001 mengenai cara kerja dan penghasilan yang diperoleh setiap bulan.

Kepada Jokowi, Mulyono mengaku rata-rata dalam satu hari bisa mendapatkan Rp200 ribu dikurangi biaya operasional Rp50 ribu, satu bulan Mulyono libur dua hari saat akhir pekan. Degan begitu pendapatan satu bulan Mulyono masih mencapai Rp4 juta satu bulan belum ditambah tips serta insentif dari perusahaan aplikatornya

“Jumlah yang sangat besar, oleh karena itu kalau ada yang meremehkan saya terus terang marah dan jengkel. Karena itu jumlah yang sangat besar,” tegas Jokowi.

Selain mendapat penghasilan besar, tambah Jokowi, profesi pengemudi online juga memiliki jam kerja yang fleksibel. Dengan begitu, bisa mencari sampingan pekerjaan lain atau berbagi wakti untuk keluarga.

“Mau setengah hari silahkan, mau sabtu-minggu libur silahkan, mau Senin sampai Minggu libur ya silahkan. Ya kalau kantong nya sudah banyak mau ambil Senin sampai Minggu libur dulu. Kalau saya, saya ini nggak Sabtu nggak Minggu nggak pernah bisa libur, isinya hanya kerja terus,” kata Jokowi. (yendhi/mb)