Saturday, 20 July 2019

Lima Parpol Diprediksi Melenggang Mulus ke Parlemen

Sabtu, 12 Januari 2019 — 16:16 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi sambutan dalam Peringatan HUT ke-46 PDIP dan pembukaan Rakornas. (ikbal)

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi sambutan dalam Peringatan HUT ke-46 PDIP dan pembukaan Rakornas. (ikbal)

JAKARTA – Lima partai politik diprediksi akan melenggang mulus Senayan. Berdasar survei dari Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research, lima besar parpol yang lolos ke Senayan di antaranya adalah PDI Perjuangan dan Gerindra. Sedangkan parpol di luar lima besar yang diprediksi menjadi pemenang pemilu, harus bekerja keras agar dapat menempatkan wakilnya.

“PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan Demokrat berada pada posisi aman melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen,” ungkap Direktur Eksekutif indEX Research, Vivin Sri Wahyuni, dalam siaran persnya, Sabtu (12/1/2019).

Vivin menjelaskan, PDIP menempati posisi puncak dengan raihan 25,7 persen dalam survei indEX Research, disusul Gerindra pada posisi kedua sebesar 14,7 persen. Gerindra berhasil menggeser Golkar ke posisi ketiga dengan raihan 9,8 persen. Posisi keempat ditempati oleh PKB (7,5 persen) dan kelima Demokrat (4,6 persen).

“Enam parpol lainnya masih berpeluang untuk dapat menembus ambang batas dengan memperhitungkan margin of error survei,” jelas Vivin.

Keenam parpol tersebut adalah Nasdem (3.5 persen), PPP (3,3 persen), PKS (3,2 persen), PAN (2,6 persen), PSI (2,3 persen), dan Perindo (2,2 persen).

(BacaSentimen Agama Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf)

Dia menambahkan lima parpol terbawah, yakni Hanura (1,0 persen), PBB (0,9 persen), Berkarya (0,8 persen), PKPI (0,4 persen), dan Garuda (0,1 persen) terancam gagal mengirim wakil ke Senayan karena tak mencapai ambang batas parlemen.

“Meskipun sudah ditambah margin of error, elektabilitas kelima parpol masih belum dapat mencapai 4 persen,” pungkas Vivin.

Survei dilakukan pada 17 Desember – 28 Desember 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ikbal/ys)