Monday, 25 March 2019

Uang Rp50.000,- Dapat Apa? Kalau Rp80 Juta Dapat Artis

Sabtu, 12 Januari 2019 — 7:30 WIB
sayur

POLITISI Partai Berkarya Titiek Soeharto pernah bertanya, uang Rp 50.000,- dapat apa? Anggota Timses BPN itu ingin mengatakan bahwa sekarang apa-apa mahal. Tapi beberapa hari lalu dibongkar polisi, boking artis VA sampai Rp80 juta bebas PPN.

Itu kan bisa ditarik kesimpulan bahwa daya beli dan nafsu masyarakat semakin menguat.

Beberapa waktu yang lalu vokalis DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah mengatakan bahwa daya beli masyarakat makin menurun, sehingga toko-toko di Glodok banyak yang tutup. Rekan satu kubu, Titiek Soeharto yang dari Partai Berkarya juga bertanya, uang Rp 50.000,- sekarang dapat apa?

Intinya sama, politisi ini mau membangun narasi bahwa selama pemerintahan Jokowi harga-harga melambung, sehingga rakyat kerepotan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Cawapres Sandiaga Uno dalam acara blusukannya ke penjuru Indonesia juga menegaskan, begitu mahalnya harga-harga, sampai-sampai tempe saja sekarang setipis kartu ATM.

Siapa bilang daya beli masyarakat Indonesia menurun? Buktinya, beberapa hari lalu Mabes Polri membongkar prostitusi online yang melibatkan sejumlah artis. Artis EA misalnya, dia pasang tarif sampai Rp80 juta, bebas PPN 10 %. Ternyata laku juga, setidaknya telah diboking R pengusaha pertambangan dari Lumajang dan transaksi berlangsung di sebuah hotel Surabaya.

Itu kan mengindikasikan bahwa daya beli dan nafsu orang Indonesia makin menguat. Sekaligus juga menengarai bahwa nikmat iman sekelompok umat sudah tergerus olah nikmat seks yang tidak resmi. Mentang-mentang uangnya tak berseri, Rp80 juta dihambur-hamburkan, habis hanya dalam beberapa menit.

Kalau untuk menyantuni anak yatim, Rp80 juta sudah dapat berapa panti asuhan itu? Buat beli kue donat, orang sekecamatan makan semua. Itu kan pemikiran orang waras pada umumnya. Bagi kalangan pengusaha pertambangan, uang segitu sama saja upil! Mereka tak pernah tahu apa artinya pemborosan, karena yang penting dia telah membeli sensasi.

Setidaknya untuk berbangga diri bahwa pernah mengencani artis. Mungkin juga untuk dongeng anak cucunya nanti, “Oo, kakek ini jelek-jelek begini dulu pernah kencani artis sinetron sejuta episode, lho…!” Tapi kira-kira apa berani? – gunarso ts