Monday, 18 March 2019

Untuk Depo MRT, DKI Gelontorkan Dana Rp217 Miliar

Sabtu, 12 Januari 2019 — 0:55 WIB
uji coba MRT di Kawasan Blok M-toga 3

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta bakal membebaskan lahan untuk pembangunan Depo fase dua MRT koridor Bundaran HI-Kampung Bandan. Dana sebesar Rp217 miliar siap digelontorkan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko mengatakan, anggaran tersebut ada pada dinas yang dipimpinnya.

Menurut Sigit, pihaknya segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait hal ini. “Kami mengalokasikan anggaran itu berdasarkan dari data yang dikirim PT MRT Jakarta,” ucapnya, Jumat (11/1).

Bidang lahan yang akan dibebaskan itu terletak di sepanjang rute fase dua yang rencananya dari Bundaran HI-Kp Bandan. Lahan yang akan dibebaskan itu sebagian besar milik gedung komersial dan sebagian kecil dimiliki warga.

Luasnya kurang dari lima 5 hektare. “Ini kan pembebasan dilakukan panitia pengadaan tanah seperti Dinas Perhubungan DKI Jakarta, BPN, walikota, camat, dan lurah,” ujar Sigit.

STADION BMW

Sementara itu, rencana pemindahan Depo Kampung Bandan ke Taman BMW hampir dipastikan batal.
Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto menyatakan, Depo MRT fase dua tidak akan didirikan di lahan pembangunan Stadion BMW di kawasan Sunter, Jakut.

Menurut Dwi, kawasan Stadion BMW tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk menampung Depo MRT fase dua. Depo MRT membutuhkan lahan seluas 12 hektar, sementara kawasan Stadion BMW hanya seluas 25 hektar.

“Perencaan untuk stadion sudah matang, jadi bila dibagi dengan depo maka lahan yang ada tidak cukup,” pungkas Dwi. (john/ruh/st)