Monday, 18 March 2019

Viral, Dua Oknum Pasar Induk Kramatjati Terekam Video Pungli Pedagang

Sabtu, 12 Januari 2019 — 0:20 WIB
Pasar Kramatjati

Pasar Kramatjati

JAKARTA – Dua oknum petugas Pasar Induk Kramatjati diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) terhadap pedagang kaki-5 yang berjualan di dalam komplek pasar. Aksi tersebut menjadi viral karena keduanya terlihat santai meski terekam kamera.

Dalam video berdurasi 3 menit itu, kedua oknum pegawai pasar, meminta dari pedagang kaki-5 membayar pajak retribusi sebesar Rp100 ribu. Padahal, nominal yang tertera di karcis retribusi hanya Rp15 ribu. Akibatnya, pedagang yang merasa dirugikan itu terlihat agak sedikit kesal dengan aksi pungli yang dilakukan tersebut.

Penarikan retribusi itu sendiri terjadi, lantaran pedagang durian ini memang berjualan di lingkungan pasar Induk Kramatjati. Pedagang yang menggunakan mobil untuk menjajakan barang dagangannya namun ditarik dengan harga selangit. “Ini saya bayar Rp100 ribu, cuma coba lihat ini karcisnya hanya Rp15 ribu kenapa jadi mahal,” ujar pedagang dengan wajah kesal.

Meski begitu, pedagang kaki-5 itu akhirnya menuruti keingian dua orang oknum petugas pasar itu lantaran diancam tidak boleh berjualan di lingkungan Pasar Induk Kramatjati. Atas kejadian itu, membuat resah sejumlah pedagang kaki-5 lainnya yang selama ini ada.

Seperti yang diungkapkan oleh Ilham, pedagang lain yang mengaku cukup rendah dengan pungli yang dilakukan oleh petugas pasar. Pasalnya, oknum pegawai itu kerap kali mengancam akan mengusir para pedagang bila tidak membayar sesuai yang mereka inginkan. “Ya pasti resah, seharusnya bayar Rp15 ribu, tapi ini ditarik pungli sampai Rp100 ribu,” ucapnya kepada awak media, Jumat (11/1). “Rp 85 ribunya lari kemana? Pasti ke kantong pribadi,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Asisten Manager Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita Ginanjar mengaku, tak mengetahuinya pungli tersebut dan akan mengkonfirmasi kepada pihak terkait. “Sebentar saya konfirmasi dulu,” ucapnya singkat. (Ifand/b)