Wednesday, 27 March 2019

Dampak Korban Pasca Tiga Tahun Bom Thamrin, Cari Kerja Sulit

Minggu, 13 Januari 2019 — 13:09 WIB
Dwi Siti Rhomdoni, Juru Bicara Komunitas Sahabat Thamrin.(cw6)

Dwi Siti Rhomdoni, Juru Bicara Komunitas Sahabat Thamrin.(cw6)

JAKARTA – Pasca tiga tahun peristiwa bom Thamrin, sejumlah korban menerima dampak yang cukup menyedihkan. Salah satunya soal pekerjaan.

Juru Bicara Komunitas Sahabat Thamrin yang juga merupakan korban bom Thamrin, Dwi Siti Rhomdoni mengatakan, pasca peristiwa bom tersebut, sejumlah korban bom Thamrin saat ini masih ada yang nganggur.

“Iya tidak hanya Sahabat Thamrin saja tapi juga yang lainnya juga. Ketika memang tidak bisa melanjutkan pekerjaan dan mungkin yang namanya perusahaan. Mungkin tidak semuanya menerima karyawannya yang sering sakit,” ucapnya di trotoar jalan dekat lokasi bom di Starbucks maupun pos polisi, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (13/1/2019).

Alhasil, kata Dwi, sejumlah korban yang merupakan karyawan suatu perusahaan terpaksa mengundurkan diri, walaupun kebutuhan hidup selalu menghantuinya.

Dwi berharap kepada pemerintah agar dapat memperhatikan para korban bom Thamrin. Misalnya seperti diberi pelatihan untuk berkarya atau bantuan usaha lainnya.

“Atau juga pendidikan karena korbannya ini bukan hanya korban langsung, ada juga kepala keluarga yang meninggal, meninggalkan anak istri. Mungkin anaknya ini harus kita bantu pendidikan sampai perguruan tinggi atau sampai dapat pekerjaan juga,” tandasnya. (cw6/tri)