Monday, 21 January 2019

Korban Bom Thamrin: Pelaku Teror Ingin Tunjukkan Pilihan dan Keyakinan Berbeda

Minggu, 13 Januari 2019 — 11:55 WIB
Agus Kurnia, salah satu korban bom Thamrin.(cw6)

Agus Kurnia, salah satu korban bom Thamrin.(cw6)

JAKARTA – Peristiwa teror pada dasarnya merupakan upaya para pelaku untuk menunjukan mereka memiliki  pilihan dan keyakinan yang berbeda, kata Agus Kurnia, korban bom Thamrin.

“Perbedaan itu hendak mereka paksakan agar kita mau memilih sikap yang sejalan dengan pemikiran mereka. Cara apapun mereka lakukan, termasuk dengan cara mengancam dan menebar ketakutan,” tutur Agus  di trotoar jalan dekat lokasi bom di Starbucks maupun pos polisi, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat,  saat reuni Komunitas Sahabat Thamrin, Minggu (13/1/2019).

Selain berbicara tentang bom Thamrin,  Agus juga  turut prihatin dan mengucapkan duka sedalam-salamnya terkait sejumlah bencana yang menimpa Indonesia belakangan ini.

“Kami prihatin dengan sejumlah bencana di tanah air. Mulai dari gempa bumi, tanah longsor, banjir, erupsi gunung api, badai topan, dan yang baru lalu, tsunami Selat Sunda,” ujarnya.

Hal ini, lanjutnya,  membawa keprihatinan yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia terlebih dari Sahabat Thamrin. “Tak ada jalan lain bagi kita selain saling bahu-membahu, tolong menolong bersama mengobati luka,” tandasnya. (cw6/tri)