Monday, 19 August 2019

Kesabaran Fitriani Kunci Juarai Thailand Masters 2019

Senin, 14 Januari 2019 — 11:45 WIB
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, memperlihatkan medali gelar juara Thailand Masters 2019. (Humas PBSI)

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, memperlihatkan medali gelar juara Thailand Masters 2019. (Humas PBSI)

BANGKOK – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani, berhasil menyabet gelar juara Thailand Masters 2019 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Busanan Ongbamrungphan. Pencapaian ini ia peroleh berkat usaha keras dan kesabarannya selama pertandingan.

“Saya hanya berusaha main maksimal, lebih sabar dan lebih safe, jangan membuat kesalahan sendiri,” kata Fitriani, seperti dikutip laman Badminton Indonesia, Minggu (13/1/2019) malam.

Fitriani mengakui bermain di hadapan pendukung lawan tidaklah mudah. Namun, Busanan sendiri bukanlah lawan baru bagi dirinya. Kemenangan ini pun memperlebar keunggulan rekor pertemuan Fitriani atas Busanan menjadi 3-1.

“Sebetulnya lawan tidak mudah untuk dimatikan. Penampilan dia hampir sama dengan pertemuan kami sebelumnya di Korea Masters 2018, tapi sepertinya hari ini dia kurang enak mainnya, dia banyak melakukan kesalahan sendiri,” imbuh Fitriani.

Ia pun bersyukur atas keberhasilannya. Menurutnya, sukses ini juga ia peroleh berkat dukungan keluarga dan pelatih.

“Saya bersyukur banget, Alhamdulillah di turnamen awal tahun 2019 ini dapat hasil maksimal dengan meraih gelar juara. Saya berterima kasih kepada orang tua dan keluarga yang selalu mendukung saya dalam keadaan apapun, serta para pelatih yang memberi saya masukan, motivasi untuk lebih baik ke depannya,” tuntas Fitriani.

Fitriani sukses meraih gelar tersebut setelah menang atas Busanan dua game langsung, 21-12 dan 21-14 pada partai final di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Minggu (13/1/2019). Pertandingan berhasil ia selesaikan dalam waktu 41 menit.

Gim pertama berlangsung alot. Namun, berkat kesabarannya Fitriani terus memimpin perolehan skor 11-6 hingga interval pertama. Meski mengubah gaya bermain dengan lebih agresif, Busanan yang pada awal pertandingan sering melakukan kesalahan sendiri tetap tak mampu mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menyerah 12-21.

Berbeda dengan gim pertama, pertandingan kemudian berjalan ketat pada gim kedua. Namun, permainan Busanan tetap tidak bisa berkembang. Unggulan kedelapan asal Thailand ini pun kemudian tampak frustrasi saat tertinggal 11-18 sebelum akhirnya menyerah dengan skor 14-21.

Gelar ini merupakan gelar pertama bagi Fitri di turnamen BWF World Tour Super 300, sebelumnya, ia pernah menjadi juara di Indonesia International Series 2015 dan Indonesia International Challenge 2016. (*/ys)

Hasil lengkap pertandingan final Thailand Masters 2019:

Ganda Campuran

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (1/MAS) vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-16, 21-15

Ganda Putra

Goh V Shem/Tan Wee Kiong (1/MAS) vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (5/TPE) 21-13, 21-17

Tunggal Putra

Loh Kean Yew (SIN) vs Lin Dan (1/CHN) 21-19, 21-18

Ganda Putri

Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (THA) vs Lin Wenmei/Zheng Yu (5/CHN) 15-21, 21-15, 21-10

Tunggal Putri

Fitriani (INA) vs Busanan Ongbumrungphan (8/THA) 21-12, 21-14