Friday, 20 September 2019

Emak-emak Pendukung Jokowi-Ma’ruf Tantang Emak-Emak Pro Prabowo-Sandi

Kamis, 17 Januari 2019 — 17:43 WIB
Emak-emak pendukung Jokowi hadir di Bidakara, lokasi Debat Capres-Cawapres. (cw2)

Emak-emak pendukung Jokowi hadir di Bidakara, lokasi Debat Capres-Cawapres. (cw2)

JAKARTA – Gerakan emak-emak JOS EGP (Jokowi Saja Engga Ganti Presiden) tantang emak-emak pendukung Prabowo – Sandi debat soal harga sembako di pasaran.

Mewakili teman-temannya dari Gerakan Emak-emak JOS EGP, Diana Murni mengaku tidak setuju jika emak-emak dari kubu sebelah mengatakan harga sembako mahal. Menurutnya, harga-harga sembako di pasar masih dapat dijangkau bahkan oleh kalangan menengah ke bawah.

“Kita sudah turun ke pasar. Kita sudah sidak ke pasar-pasar ternyata tidak seperti omongan emak-emak sebelah. Malah kita ingin menantang mereka,” ujar Diana ketika ditemui di area Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

“Tantangannya, ayok kita debat masalah ekonomi. Kan mereka sudah turun ke pasar, kita juga sudah turun ke pasar. Yok kita debat dengan bukti,” serunya.

Ia menambahkan, para anggota gerakan emak-emak JOS EGP ini berasal dari kalangan menengah ke bawah. Menurutnya, mereka tidak mempermasalahkan harga dari sembako tersebut. Sedangkan emak-emak dari kubu sebelah yang terlihat lebih ‘wah’, katanya, justru ribut memusingkan harga sembako di pasaran.

“Padahal mereka pakai cincin, pakai emas tapi mereka mengeluh. Kita emak-emak kalangan bawah tapi tidak mengeluh. Jadi kita ini berdiri utk mengimbangi emak emak disebelah yang pakai emas pakai ini itu tapi mengeluh. Kita nggak,” jelas Diana.

Ia dan sejumlah teman-temannya yang tergabung dalam gerakan emak-emak ini pun sengaja datang ke Hotel Bidakara, guna menyaksikan secara langsung debat perdana Pilpres malam ini.

“Relawan ini kita sudah buat sembako murah. Kita adakan sembako murah di Kampung Melayu untuk mereka yang kurang mampu. Kita juga memberikan bantuan untuk korban di Banten,” ujarnya.

“ Kita juga turun door to door ke pasar  karena emak emak ini untuk mengimbangi emak emak di sebelah. Emak emak di sebelah kan ekonomi ke atas yang mengeluh masalah ekonomi. Padahal mereka pakai cincin pakai emas tapi mereka mengeluh.

“Kita emak emak kalangan bawah tapi tidak mengeluh. Jadi kita ini berdiri utk mengimbangi emak emak disebelah yang pakai emas pakai ini itu tapi mengeluh. Kita nggak. Setuju nggak harga sembako mahal? Kita tidak setuju.”

Mereka menyindir apa yang dilakukan oleh Cawwapres Sandiaga Uno ke pasar-pasar, yang kemudian menyatakan harga-harga mahal.

Dalam acara ini, emak-emak ini langsung mennyampaikan pertanyaan singkat. “Yang ditemuin di pasar? Kita sudah turun ke pasar. Kita sudah sidak ke pasar-pasar ternyata tidak seperti omongan emak-emak sebelah. Malah kita ingin menantang mereka,” katanya.

Tantangannya mereka  kita debat masalah ekonomi. Menurut mereka kalangan pengukung Sandi  sudah turun ke pasar, pihaknya juga mengaku sudah ke pasara.

“Kita juga sudah turun ke pasar. Yok, kita debat dg bukti. Jadi bagaimana supaya mereka berikan bukti. Kalau mereka mengeluh tapi kok kita masih mampu. Padahal golongan ke bawah.”

“Kita ingin mensupport kepada Jokowi. Kita menunggu dari sekarang hingga malam untuk melihat jalannya debat,” pungkasnya. (cw2/win)