Sunday, 18 August 2019

Ini Alasan Prabowo-Sandi Tidak Bahas Kasus Novel Baswedan

Kamis, 17 Januari 2019 — 23:59 WIB
Novel Baswedan, penyidik senior KPK. (cw6)

Novel Baswedan, penyidik senior KPK. (cw6)

JAKARTA – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menjelaskan kenapa pasangan capres cawapres Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno tidak membahas kasus penyerangan Novel Baswedan saat debat perdana.

Menurut Sudirman, banyak yang menjadi pertimbangan kenapa tidak mengangkat isu penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi sangat santun untuk tidak terlalu menohok tapi masyarakat tahu bahwa ada kasus ini,” ucap Sudirman saat jumpa Pers di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Dia juga berdalih pola debat perdana agak sedikit rumit. Telah ada kesepakatan untuk tidak saling serang namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengaku lebih banyak diserang oleh rival mereka dan meminta Bawaslu mengkaji.

“Tadi yang kami sorot adalah keputusan sama sekali nggak serang pribadi, nanti dilihat rekamannya malah kami merasa mendapat serangan dari sisi pribadi dan institusi semoga jadi evaluasi dari Bawaslu,” ucap Sudirman.

Dia juga membantah jika tidak ada gagasan baru yang disampaikan Prabowo-Sandiaga selama debat. Sudirman sebut banyak program kerja baru yang ditawarkan oleh pasangan capres cawapres nomor urut 02.

“Menganai gagasan baru saya rasa banyak, misalnya Pak Prabowo bilang ‘kalau saya jadi presiden saya akan jadi chief of justice envorcment panglima tertinggi penegak hukum’ itu sesuatu yang jarang ungkapkan,” tandas Sudirman. (Yendhi/b)