Thursday, 25 April 2019

Denda Rp20 Juta, Kenapa Tidak?

Senin, 4 Februari 2019 — 7:26 WIB

JANGAN membuang sampah sembarangan. Bila nekat maka bersiaplah didenda Rp20 Juta. Tindakan tegas ini akan diberlakukan di Jakarta. Tujuannya   agar lingkungan bersih.

Pemprov DKI Jakarta kabarnya segera melakukan sosialisasi denda Rp20 juta  melalui RT/RW. Setelah sosialisasi dirasa cukup, selanjutnya denda maksimal diberlakukan.

Denda Rp20 juta sejatinya telah diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dalam Pasal 21 disebutkan,  apabila seseorang terbukti membuang sampah sembarangan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan mulai dari 10 hari hingga 60 hari penjara atau denda minimal Rp100 ribu hingga Rp20 juta.

Hanya saja dalam praktiknya, bila warga tertangkap membuang sampah sembarang dan diajukan dalam sidang  tindak pidana ringan (tipiring), sejauh ini hakim belum pernah memberikan sanksi denda maksimal. Pelanggar biasanya dikenakan denda berkisar ratusan ribu rupiah.

Malah tak jarang pihak kelurahan atau kecamatan bila menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi pelanggar yang membuang sampah sembarangan hanya memberikan sanksi sosial. Misalnya, pelanggar cuma diperintahkan memunguti sampah yang berceceran di sepanjang jalan plus wajib lapor.

Rencana Pemprov DKI Jakarta mengenakan denda Rp20  juta disikapi beragam oleh publik. Meski harus diakui sanksi ini bila diterapkan bakal menimbulkan efek jera.

Hanya saja agar kebijakan ini berjalan mulus tidak ada salahnya pada tahap awal menerapkan denda Rp20 juta terlebih dahulu di kawasan tertentu atau sistem zona. Denda maksimal juga bisa dikenakan terhadap pengendara mobil yang membuang sampah sembarangan.

Langkah ini bagian sosialisasi, sehingga warga tidak kaget. Setelah itu, denda Rp20 juta  baru diberlakukan secara menyeluruh.

Bukan itu saja, Pemprov DKI Jakarta perlu menyiapkan sarana dan prasarana seperti Closed Circuit Television (CCTV).  Alat ini untuk memperkuat adanya pelanggaran sehingga ketika pelanggar dikenakan sanksi maksimal tidak bisa memprotesnya.

Lebih penting lagi, bila ingin aturan ini efektif,  aparat penegak hukum juga  harus konsisten.  Pendek kata, denda Rp20 juta bagi pembuang sampah sembarangan kenapa tidak?. @*