Sunday, 17 February 2019

Kasus Penganiayaan, Dua Pegawai KPK Tak Penuhi Panggilan Polisi

Rabu, 6 Februari 2019 — 14:02 WIB
kpk

JAKARTA – Dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Indra Mantong Batti dan Muhammad Gilang Wicaksono batal diperiksa Polda Metro Jaya, Rabu (6/2/2019).

Sebelumnya, kedua pegawai KPK itu hendak diperiksa terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah anggota Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. Namun Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian mengatakan pemeriksaan batal dijalankan.

Ia menjelaskan, batalnya pemeriksaan¬†lantaran¬†keduanya tak dapat menghadiri pemanggilan tersebut. “Tidak jadi datang, keduanya sudah konfirmasi tidak hadir,” ujar Jerry di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan kapan pemanggilan tersebut akan diagendakan kembali. Disinggung terkait alasan kedua pegawai KPK tersebut tak dapat hadir, Jerry enggan menjelaskan secara detail.

“Untuk alasanya belum tahu, mungkin yang sana (KPK) belum siap,” serunya.

Sebelumnya diketahui, kedua pegawai KPK yakni anggota Tim Biro Hukum KPK Indra Mantong Batti dan penyelidik KPK Muhamad Gilang Wicaksono melayangkan laporan pada Minggu (3/2/2019) pukul 14.30 WIB. Laporan tersebut pun telah diterima oleh Jatanras Ditreskrimum.

(Baca: ICW Minta Kasus Penganiayaan Pegawai KPK Jadi Prioritas Polisi)

Diketahui laporan tersebut berangkat dari dugaan penganiayaan yang menimpa pelapor. Pada saat itu korban dan saksi tengah bertugas mencari data di Hotel Borubudur, Jakarta Pusat. Kemudian, sekitar 10 orang mendatangi keduanya.

Tak lama, saksi, korban dan terlapor terlibat adu mulut hingga akhirnya korban mendapati pukulan dari terlapor. Akibatnya, korban mengalami retak di bagian hidung, luka memar serta robek di wajah. (cw2/ys)