Sunday, 15 September 2019

Laporan dari Pemprov Papua Tengah Diselidiki

Rabu, 6 Februari 2019 — 15:17 WIB
Kombes Argo Yuwono (yendhi)

Kombes Argo Yuwono (yendhi)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melaporkan balik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus pencemaran nama baik.

Sebelumnya, pada Minggu (3/2/2019) KPK telah membuat laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap dua pegawai KPK di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Namun merasa tak terima dengan tudingan tersebut, pihak Pemprov Papua pun membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Senin (4/2/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan kalau pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan dari Pemprov Papua tersebut.

“Laporan dari Biro Hukum Pemprov Papua sudah kita terima dan sedang dalam penyelidikan,” ujar Argo ketika ditemui di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/2/2019).

“Untuk pelapor sudah kita mintai keterangan klarifikasi pada saat melaporkan,” imbuhnya.

Dalam laporan yang dibuat oleh Pemprov Papua, pihaknya menduga kalau ada pihak tertentu yang menggiring opini terkait penganiayaan terhadap penyelidik KPK yang dilakukan oleh pihak Pemprov Papua.

Sebab, dalam laporan KPK disebutkan bahwa dua pegawainya dianiaya oleh sejumlah orang yang diduga dari Pemprov Papua. Penganiayaan ini diduga dilakukan setelah rapat yang digelar Pemprov Papua dengan DPRD Papua dan Kementrian Dalam Negeri terkait pembahasan APBD. (cw2/tri)