Thursday, 25 April 2019

Investasi Berkeadilan

Jumat, 8 Februari 2019 — 4:41 WIB

PERTUMBUHAN investasi di DKI Jakarta terus meningkat, bahkan melampaui target. Data yang dilansir oleh Dinas PM dan PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), target pada 2018 ditetapkan Rp93,1 triliun. Tapi realisasinya ternyata mencapai Rp114,2 triliun, jauh melampaui target.

Investasi tersebut berasal dari PMA (Penanaman Modal Asing) senilai 4,9 triliun dolar AS dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp49,1 triliun. DKI Jakarta juga menduduki peringkat tertinggi dalam menarik investor dibanding provinsi lain di Indonesia.

Pencapaian tersebut tentu prestasi yang menggembirakan. Di tengah gonjang-ganjing kondisi ekonomi saat ini, DKI Jakarta berhasil melampui target investasi. Ini menunjukkan kepercayaan penanam modal dalam mengembangkan usahanya di Ibukota semakin tinggi.

Kedepan, berbagai terobosan harus terus dilakukan pemprov agar tahun ini nilai investasi yang ditargetkan mencapai Rp100,2 triliun bisa terlampaui. Sektor industri yang banyak diminati harus digenjot, dipoles dan ditata guna meyakinkan pemodal menanamkan investasinya.
Di sisi lain meningkatnya nilai investasi di Jakarta harus berdampak positif pada masyarakat, terutama usaha kecil menengah. Pertumbuhan investasi tanpa diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat, sama saja membuat kaum marjinal kian terpinggirkan dan membuat ketimpangan sosial kian lebar. Mereka hanya bisa bersikap defensif pada kondisi yang ada.

Mewujudkan ekonomi berkeadilan, regulasi yang dibuat pemprov harus pro rakyat, tidak diskriminatif serta harus melindungi usaha kecil menengah. Intervensi tetap diperlukan demi melindungi rakyat kecil. Salah satunya misalnya, investor tidak ‘membunuh’ industri bermodal kecil, sebaliknya menggandeng industri kecil sebagai mitra usaha atau mitra binaan. Bukan cuma jadi penonton.

Begitu pula dengan infrastruktur dan fasilitas lainnya dalam menjalankan usaha, rakyat kecil punya hak yang sama dengan pemodal besar. Berikan mereka ruang yang sama, bahkan berikan peluang lebih besar dalam mengembangkan usaha. Karena investasi berkeadilan akan mendongkrak kesejahteraan. **