Wednesday, 24 April 2019

Harimau Sumatra Mati di Kebun Binatang London

Sabtu, 9 Februari 2019 — 16:56 WIB
Melati punya tujuh anak dari pasangan sebelumnya Jae Jae sebelum harimau jantan itu dipindahkan ke Prancis bulan lalu.

Melati punya tujuh anak dari pasangan sebelumnya Jae Jae sebelum harimau jantan itu dipindahkan ke Prancis bulan lalu.

INGGRIS– Seekor harimau Sumatra yang rencananya dikawinkan dengan harimau lain, mati akibat berkelahi di Kebun Binatang London, Inggris.

Harimau jantan Asim dibawa ke kebun binatang di ibu kota Inggris itu dari taman safari Denmark 10 hari lalu dengan harapan menjadi pasangan bagi harimau betina asal Sumatra yang dinamakan Melati.

Setelah ditempatkan di kandang terpisah untuk penyesuaian, dua harimau itu dipertemukan.

Namun kedua hewan yang dilindungi itu langsung berkelahi dan Melati mati, kata pihak kebun binatang

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kebun binatang menyebutkan Asim segera dipindahkan lagi ke kandang terpisah. Namun Melati yang berusia 10 tahun tak bisa diselamatkan walaupun telah diobati oleh sejumlah dokter hewan.

Pihak kebun binatang mengatakan, “Fokus kami saat ini adalah menjaga Asim… dan para staf sangat bersedih atas kejadian ini.”

Asim, yang berusia tujuh tahun dibawa ke Kebun Binatang London sebagai bagian dari program konservasi Eropa.

Kedatangan Asim digambarkan sebagai “harimau kuat” yang dikenal sangat hangat dengan betina dan “kami berharap dia akan menjagai pasangan tepat bagi Melati cantik kami.”

Harimau jantan sebelumnya, Jae Jae – yang menghasilkan tujuh bayi dengan Melati – dipindahkan ke kebun binatang Prancis Le Park de Felins pada 30 Januari lalu.

Pada 2013, Melati melahirkan dua anak, namun satu jatuh ke kolam dan mati.

Melati kemudian beranak tiga ekor harimau lagi pada Februari 2014 dan dua lagi pada Juni 2016.

Harimau Sumatra kini diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah dan masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red List).

Menurut Kebun Binatang London, harimau Sumatra menghadapi ancaman perburuan dan rusaknya habitat.

Dalam penangkaran, satwa ini bisa hidup sampai 20 tahun.

Pada 1970-an, diperkirakan terdapat sekitar 1000 harimau di alam namun dewasa ini hanya sekitar 300 ekor.(BBC)