Saturday, 17 August 2019

Kisah Pria Brasil Mainkan Gitar Setiap Hari Demi Istrinya Mengidap Alzheimer

Sabtu, 9 Februari 2019 — 0:53 WIB
Foto Lucio bersenandung untuk istrinya yang menderita Alzheimer menjadi viral.

Foto Lucio bersenandung untuk istrinya yang menderita Alzheimer menjadi viral.

BRASIL- Setiap sore Lucio Yanel mengambil gitar akustiknya dan memainkan lagu untuk istrinya, Sueli.

Di sela-sela memainkan sejumlah lagu, Lucio yang berusia 72 tahun berbicara dengan lembut kepada Sueli di rumah mereka di Brasil bagian selatan.

Sueli menderita Alzheimer tahap lanjut – penyakit otak degeneratif yang tidak bisa disembuhkan.

Bagi Lucio, konser intim ini adalah cara utamanya untuk tetap berhubungan dengan perempuan yang sudah menjadi pasangannya selama 25 tahun.

Menurut Lucio, istrinya sekarang hidup di sebuah “dunia yang jauh”.

Sejak tahun 2015, dia tidak lagi berbicara dan tidak bisa berjalan atau makan sendiri.

“Dia memerlukan bantuan untuk melakukan semua hal dan menghabiskan hari-harinya di tempat tidur,” kata musisi tersebut kepada BBC News Brasil.

Pada l 23 Januari Lucio menaruh foto keduanya di Facebook – yang pertama sejak keadaan Sueli memburuk.

Menjadi populer

“Alzheimer sialan ini telah mencuri teman tercinta saya dalam beberapa tahun terakhir,” tulisnya.

“Saya merayunya dengan menggunakan musik setiap hari agar saya dapat merasakan saya ada di sampingnya. Dialah penonton terbaik saya.”

Foto tersebut menjadi viral dengan 54.000 reaksi dan 63.000 orang membagikan foto tersebut

Ini semuanya membuat Lucio terkejut.

“Saya menaruh foto itu nyaris kebetulan. Saya tidak membayangkan akan begitu banyak orang yang melihatnya,” katanya.

“Tetapi saya sudah lelah berpura-pura bahagia. Saya menyaksikan istrinya berjuang melawan Alzheimer dan saya tidak bisa berbuat banyak untuk menghindarinya.”
Ancaman dunia

Penyakit ini dipandang bentuk dementia yang paling umum di dunia – menyumbangkan pada lebih 60% kasus dementia dunia, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Perawatan saat ini dapat membantu meringankan gejala tetapi tidak bisa menghentikan Alzheimer.

Sueli didiagnosa pada tahun 2008, ketika dia baru berumur 52 tahun – Alzheimer biasanya muncul pada orang di atas 65 tahun.

Penyakit ini dengan cepat memburuk.

“Dia segera melupakan nama orang dan tidak lagi mengetahui cara mandi atau ke belakang,” kata Pedro, anak terkecil pasangan tersebut kepada BBC News Brasil.

Lucio adalah seorang pemain gitar profesional.

Dilahirkan di Argentina, dia telah bermain dengan sejumlah musisi terkenal Amerika Latin, seperti Mercedes Sosa dan Astor Piazzola.

Dia masih bermain secara profesional tetapi karena dirinya harus merawat istrinya, Lucio harus mengurangi jumlah pementasannya.

Gitar membunuh air mata

Pedro mengatakan bahkan sebelum keadaan Sueli memburuk dia sudah tidak bisa mengenali dirinya ataupun ayahnya.

Tetapi Lucio percaya dia kadang-kadang mengenal mereka.

“Kapanpun saya minta dicium, dia melakukannya. Dia juga mencium anak laki-laki kami di pipinya.”

Dia menyadari bahwa merayu istrinya lewat musik dapat mencapai berbagai hal yang tidak dapat dicapai obat.

Penyakit tersebut membuatnya terus menangis, tetapi dia akan terdiam jika Lucio memainkan gitar.

“Pada mulanya saya bermain untuk membuatnya bahagia ketika dia mengetahui dirinya menderita Alzheimer. Tetapi kemudian saya menyadari ini dapat meringankan gejalanya.”
Psikiater Regiane Garrido setuju bahwa permainan gitar Lucio penting bagi Sueli.

“Adalah sangat umum bagi pasien untuk menikmati musik, terutama sebuah lagu yang mereka dengarkan saat masih muda,” kata Regina.

“Ingatan afektif adalah hal terakhir yang hilang. Jadi semua hal yang membuat pasien merasa nyaman akan diterima dengan baik.” (BBC)