Wednesday, 24 April 2019

Putri JPE Sapu Bersih Kediri

Minggu, 10 Februari 2019 — 18:31 WIB
Duel Putri JPE melawan BJB di depan net di GOR Joyoboyo, Kediri, Jawa Timur. (ist)

Duel Putri JPE melawan BJB di depan net di GOR Joyoboyo, Kediri, Jawa Timur. (ist)

KEDIRI – Tim putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) berhasil sapu bersih putaran pertama final four Proliga 2019 di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, usai melumat Bandung Bank bjb Pakuan 3-0 (25-17, 25-16, 25-19), Minggu (10/2/2019). Sebelumnya, JPE juga meraih kemenangan 3-0 atas putri BNI 46 dan Jakarta PGN Popsivo Polwan (JPP) di tempat yang sama.

Dengan raihan itu, Novia Andriyanti dan kolega berhasil memimpin klasemen sementara babak empat besar Proliga 2019 kelompok putri dengan angka sempurna, sembilan angka. Meski demikian, pelatih Muhammad Ansori tidak ingin terlena dengan hasil di Kediri.

Menurutnya, persaingan sengit masih akan mewarnai putaran kedua final four di GOR Ken Arok, Malang. Apalagi ia melihat masih ada kelemahan tim asuhannya yang dapat dimanfaatkan lawan di Malang nanti.

“Kita di Kediri ini memang berhasil sapu bersih, kita pun semakin terbuka lebar untuk menuju grandfinal. Tapi kita tidak mau sombong dan jumawa dulu, karena masih ada pertandingan di Malang yang masih sangat penting juga kalau sampai kita tergelincir disana, kita tidak akan bisa masuk grand final. Jadi kita tetap akan fokus dan tetap menurunkan tim terbaik saya, jadi harapannya pun tidak mengendorkan semangatnya,” kata Ansori, usai pertandingan.

“Kalau kita memang masih ada yang diperbaiki untuk kedepannya, perubahan strategi pun pasti ada nantinya. Tapi yang akan kita perbaiki di Malang nanti untuk kekompakan pemain, dan yang masih kurang akan kita evaluasi. Harapannya bisa sapu bersih lagi. Tapi kita tidak ingin memaksakan diri karena nanti bisa beresiko pemain terkena cedera,” lanjutnya.

Di sisi lain, Asisten Manager bjb, Adik Rega Pahla mengatakan, performa timnya sebenarnya jauh lebih baik dari pada pertandingan sebelumnya saaat melawan BNI 46. Hanya saja, kondisi kelelahan para pemainnya, membuat bjb harus mengakui ketangguhan JPE. Meski demikian ia berharap kekalahan di Kediri kali ini, bisa dibayar di Malang nanti. “Kita masih ada seri di Malang nanti, semoga bisa,” kata Adik Rega.

“Kalau di Malang sendiri walaupun sulit nggak ada yang tidak mungkin, saya selalu memberikan semangat ke anak-anak dan kami pun masih bisa bersaing, walaupun tim kami pemain muda. Target kami di Malang bisa menang untuk tiga pertandingan. Kita akan memberi motivasi lebih kepada anak-anak karena ini kesmepatan mereka bisa memperlihatkan kualitas terbaik mereka,” tuntasnya. (junius/yp)