Saturday, 17 August 2019

Biar Ahok Kutu Loncat Politik Bisa Bikin Mati Kutu Koruptor

Senin, 11 Februari 2019 — 6:16 WIB
ahok-loncat

POLITISI tak selamanya loyal pada partai, bisa pindah-pindah sesuai dengan kepentingannya. Ahok BTP misalnya, merintis karier Bangka Belitung-Jakarta dia telah ganti partai empat kali, sehingga ada yang mencapnya: kutu loncat. Tapi meski politisi kutu loncat, saat jadi Gubernur DKI sempat bikin mati kutu koruptor lewat e-budgetingnya.

Pada 24 Januari 2019 lalu Ahok telah bebas dari Rutan Mako Brimob yang dihuninya selama 21 bulan 15 hari. Kembali jadi manusia bebas, dia ingin dipanggil sebagai BTP saja, karena selain bermakna Basuki Tjahaja Purnama, juga bisa diartikan: Bebas Tanpa Persyaratan atau Bersih, Transparan, Profesional.

Ahok awalnya pebisnis. Tapi pengalaman sebagai pebisnis sering dipermainkan pejabat, maka orangtuanya menyarankan: “Kamu harus jadi pejabat, agar punya kekuasaan kebijakan.” Nah, terobsesi nasihat sang ayah, Ahok pun mencoba ikut Pilkada Belitung Timur lewat partai Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK). Ternyata menang. Tapi ketika mau meraih kursi Gubernur Bangka Belitung, kalah.

Dari PNBK pindah ke Golkar, dia maju ke Pileg 2009, kembali berjaya sebagai anggota DPR. Diajak Jokowi Nyagub DKI tahun 2012, Ahok pindah ke Gerindra. Tapi gara-gara Gerindra dukung Pilkada lewat DPRD, dia kontan menyatakan keluar. Kala itu dia sudah Gubernur DKI, karena Jokowi naik jadi Presiden RI.

Sayangnya Ahok saat hendak ikut Pilgub DKI 2017, kesandung kasus Almaidah ayat 51. Akhirnya dia kalah di Pilgub dan malah masuk penjara pula dengan vonis 2 tahun penjara. Sejak itu Ahok menyatakan kapok sebagai politisi. Nanti jika bebas akan bisnis saja, cari duit yang banyak lewat bisnis perminyakan.

Ternyata syahwat politik Ahok belum punah. Beberapa hari setelah bebas dari Mako Brimob, diam-diam dia kembali ke politik, bergabung ke PDIP. Diumumkan terang-terangan baru beberapa hari lalu saat BTP berlibur dan ketemu Ketua DPD PDIP Bali. Maka lawan politiknya pun menyebut: Ahok memang politisi kutu loncat.

Tapi meski dicap politisi kutu loncat, saat menjadi Gubernur DKI dia sempat bikin mati kutu para koruptor APBD DKI. Lewat sistem e-budgeting, dia berhasil menggagalkan usaha penggangsiran dana APBD. Dia berhasil menyisir anggaran-anggaran siluman sampai triliunan. Karenanya Ahok sering ribut dengan DPRD. Ahok kalah Pilgub, banyak yang merasa plong…….. – gunarso ts