Tuesday, 16 July 2019

Kuasa Hukum Pemprov Papua datangi Polda Metro Jaya

Senin, 11 Februari 2019 — 13:03 WIB
Kuasa hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Stefanus Roy Rening

Kuasa hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Stefanus Roy Rening

JAKARTA – Kuasa hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Stefanus Roy Rening, berkoordinasi dengan tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait dengan jadwal pemeriksaan saksi dari Pemprov Papua.

Roy mendatangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.45. Sebelumnya, polisi menjadwalkan pemeriksaan tiga saksi dari Pemprov Papua. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya sebagai kuasa hukum Pemprov Papua akan berkoordinasi dengan penyidik untuk mengatur jadwal karena saksi banyak dari Pemprov Papua sehingga kita koordinasi supaya lebih cepat prosesnya,” ujar Roy di Polda Metro Jaya, pada Senin (11/2/2019).

Rencananya, Sespri Gubernur Papua, Elpius Hugy, akan diperiksa hari ini, sekitar pukul 14.00 WIB. Roy enggan menjawab kemungkinan kehadirannya di Polda Metro karena terkait rencana tersebut. “Saya koordinasi dulu,” tandasnya.

Kasus ini berawal ketika dua pegawai KPK bertugas di Hotel Borubudur, Jakarta Pusat, guna mencari data. Pada saat beramaan, Pemprov Papua tengah melakukan rapat di hotel tersebut. Salah satu pegawai KPK memotret sejumlah pejabat dalam kegiatan itu.

Sekitar 10 orang kemudian mendatangi dua pegawai KPK itu. Tak lama, terjadi cekcok mulut yang berakhir dengan pemukulan terhadap dua anggota KPK tersebut. Akibatnya, satu pegawai KPK mengalami retak di hidung, luka memar serta robek di wajah.

Korban pun melapor ke Polda Metro Jaya, Minggu (3/2/2019). Sebanyak lima saksi telah diperiksa oleh penyidik Ditreskrimum. (cw2/yp)