Saturday, 20 April 2019

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Penganiayaan 2 Pegawai KPK

Senin, 11 Februari 2019 — 16:11 WIB
Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (ikbal)

Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (ikbal)

JAKARTA – Sebanyak 10 saksi terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Kprupsi (KPK) telah diperiksa. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

“Jadi gini, berkaitan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh seseorang terhadap pegawai KPK. Intinya bahwa dari kepolisian, dari penyidik, sudah memeriksa 10 saksi,” ujar Argo di Kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Sebelumnya, Polisi telah menaikkan status pemeriksaan kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai KPK ke tahap penyidikan. Hal ini dilakukan pasca gelar perkara dan juga keterangan saksi.

“Kita juga meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan setelah melakukan gelar perkara. Mekanismenya seperti itu berdasarkan saksi, petunjuk, gelar perkara kita lakukan, kita naikkan jadi penyidikan,” imbuhnya.

Dari keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan, penyidik menemukan fakta. Diduga, penganiayaan dilakukan sebelum pihak terlapor mengetahui status dari para pegawai KPK itu.

“Kemudian juga polisi sudah menemukan kalau bahwa kejadian pemukulan tersebut adalah sebelum diketahui dia pegawai KPK,” kata Argo.

Kasus ini berawal ketika dua pegawai KPK bertugas di Hotel Borubudur, Jakarta Pusat, guna mencari data. Pada saat yang sama, Pemprov Papua tengah melakukan rapat di hotel tersebut. Salah satu pegawai KPK memotret sejumlah pejabat dalam kegiatan tersebut. Kemudian, sekitar 10 orang mendatangi keduanya. Tak lama, saksi, korban dan terlapor terlibat adu mulut hingga akhirnya korban mendapati pukulan dari terlapor.

Akibatnya, korban mengalami retak di bagian hidung, luka memar serta robek di wajah. Pada Minggu (3/2/2019) KPK membuat laporan tentang dugaan penganiayaan tersebut ke Polda Metro Jaya. (cw2/yp)