Tuesday, 19 February 2019

Sandiaga Uno Difitnah, Ibunya Mien Uno Berang

Senin, 11 Februari 2019 — 18:41 WIB
Mien Uno (tengah); Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati (kanan); dan Relawan Brigade tertua, Ro'isah (kiri) di Media Center Prabowo-Sandi. (Yendhi)

Mien Uno (tengah); Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati (kanan); dan Relawan Brigade tertua, Ro'isah (kiri) di Media Center Prabowo-Sandi. (Yendhi)

JAKARTA – Berbagai fitnah yang sering dilontarkan kepada Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno membuat ibundanya, Mien Uno, berang. Bahkan, dia meminta orang yang sering memberi label ‘Sandiwara Uno’ kepada putranya itu meminta maaf kepada dirinya.

Sebagai orang yang telah melahirkan dan membesarkan Sandiaga, Mien Uno mengaku sakit hati ketika ada orang yang menghina anaknya tersebut.

“Jadi kalau ada yang mengatakan ‘Sandiwara Uno’ itu adalah sesuatu yang mungkin dia (Sandi) tidak apa-apa, tapi yang sakit hati itu ibunya,” kata Mien Uno sembari matanya sembab di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Perempuan 78 tahun tersebut mengaku ingin sekali menjelaskan tentang sosok Sandiaga kepada orang-orang yang telah memfitnah. Dia mengaku selama ini telah mendidik Sandiaga dengan penuh kasih sayang dan nilai-nilai agama serta aturan yang baik.

“Saya ingin berhadapan dengan orang itu (pelaku fitnah) mengatakan bahwa apa yang dilakukan (Sandiaga) adalah sesuatu yang memang benar terjadi. Jadi sekarang kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Mas Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?,” tegas Mien Uno.

Pasangan dari Razif Halik Uno ini mengaku sedih ketika apa yang disampaikan dan diperbuat anaknya dipertentangkan. Dia yakin apa yang diucapkan dan diperbuat Sandiaga adalah tentang kebenaran sesuai yang dia ajarkan sejak kecil.

“Saya sedih banget sebagai orangtua yang melihat keadaan yang terus menerus dipertentangkan yang sebetulnya itu adalah hal yang tidak benar,” ucap dia.

Mien Uno menjelaskan, selama ini dia mendidik Sandiaga sesuai ajaran turun temurun dimana selalu menekankan ajaran agama dan norma-norma sesuai adat di Indonesia.

“Mas Sandi itu saya didik memang sesuai dengan aturan dan apa-apa yang saya telah terima pada waktu saya kecil. Orangtua saya kebetulan dua-duanya guru jadi saya mendidik sesuai dengan aturan,” kata dia.

Untuk itu, lanjut Mien, ia tidak heran dengan sikap anaknya yang tidak pernah membalas setiap fitnah atau kabar negatif yang dialamatkan kepada Sandiaga Uno di masa pilpres saat ini.

“Nah banyak yang mengatakan Mas Sandi itu kok sabar amat yah, Dikata-katain sama orang dia cuma senyum. Nah, itu ada aturannya sebetulnya yaitu landasannya adalah etika. Etika adalah aturan emas. Landasannya adalah moral,” tandas Mien Uno. (Yendhi/b)