Saturday, 17 August 2019

Agar Bisa Gunakan Hak Pilih, Ratusan Pelajar Ikut Perekaman E-KTP

Selasa, 12 Februari 2019 — 17:42 WIB
Para pelajar sedang antri untuk mendapat giliran perekaman E-KTP. (wandi)

Para pelajar sedang antri untuk mendapat giliran perekaman E-KTP. (wandi)

JAKARTA – Agar dapat menggunakan hak pilih saat pemilihan umum nanti, ratusan pelajar di Jakarta Selatan antusias ikuti perekaman E-KTP.

Kegiatan yang digelar oleh Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)  di SMK N 27 Jakarta di Jalan Taman Margasatwa Raya, diharapkan nanti seluruh siswa yang memiliki hak pilih dapat menggunakannya.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris, mengatakan, layanan  jemput bola ini berdasarkan Surat Kementerian Dalam Negeri tanggal 17 Desember 2018, tentang pelayanan jemput bola KTP Elektronik secara nasional.

Untuk merealisasikan ini  pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan 1 dan 2 untuk turut mendata siswa atau siswinya yang usianya memasuki 17 tahun jelang pemilihan umum.

ktppelajar

“Dari hitungan jumlah sekolah di Jaksel cukup banyak, SMA ada 99, SMK ada 121 dan MAN 28. Untuk DKI Jakarta, saja pelajar yang berpotensi bisa menggunakan hak pilih ada sebanyak 30 ribuan dan mereka itu pemilih pemula  dan belum memiliki KTP.  Sedangkan di Jaksel sendiri, ada 9823 pelajar dan baru beberapa siswa memiliki E-KTO,” ungkap Abdul Haris, Selasa (12/2).

Dalam layanan ini ada sebanyak 230 pelajar dari puluhan sekolah diundang dalam kegiatan perekaman KTP elektronik di SMK 57. Dan kegiatan ini akan terus dilakukan hingga seluruh pelajar yang terdata bisa melakukan perekaman KTP elektronik.

Layanan ini sengaja di gelar dengan tujuan agar para pelajar ini dapat memilih saat pemilihan umum nanti, sedangkan aturan teknisnya di serahkan ke KPU.

“Layanan ini memang sudah kami lakukan sejak akhir Desember 2018 lalu. Bahkan sudah merekam 657 pelajar sudah merekam. Dari jumlah itu, sebanyak 141 KTP Elektronik sudah tercetak dan didistribusikan ke sekolah-sekolah,”tambahnya.

Sementara itu Alexei Andrei Basiman salah seorang siswi kelas XII SMA 82 mengaku sangat senang dengan adanya layanan jemput bola ke sekolahannya. Sebab dengan memiliki KTP Elektronik ini nanti bisa memberikan hak suaranya  pada pemilihan umum April mendatang.

“Saya sudah masuk 17 tahun pada Oktober 2018. Ingin membuat KTP karena mau ikut mencoblos pada pemilu nanti,” ujar warga Pasar Minggu Ini.

Menurutnya sebagai generasi muda, dirinya ingin turut berkontribusi dalam menentukan arah bangsa dengan memberikan pilihan kepada pasangan calon presiden yang diyakininya mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik. (wandi/tri)